Benih Padi Bermutu (ciri-ciri, Cara Mendapatkan, dan Manfaat)
Salah satu faktor penting yang menentukan peningkatan produksi dan produktivitas tanaman padi adalah benih. Benih berkolaborasi dengan sarana produksi lainnya seperti pupuk, air, cahaya, iklim. Meskipun tersedia sarana produksi lain yang cukup, tetapi bila digunakan benih bermutu rendah maka hasilnya juga akan rendah.Benih bermutu merupakan benih berlabel dengan tingkat kemurnian dan daya tumbuh yang tinggi. Ciri-ciri Benih Padi Bermutu :1. Mutu genetis, yaitu penampilan benih murni dari varietas tertentu yang menunjukkan identitas genetis dari tanaman induknya.2. Mutu fisiologis yaitu kemampuan daya hidup (viabilitas) benih yang mencakup daya kecambah dan kekuatan tumbuh benih.3. Mutu fisik benih yaitu penampilan benih secara prima dilihat secara fisik seperti ukuran homogen, bernas, bersih dari campuran, bebas hama dan penyakit, dan kemasan menarik. Cara Mendapatkan Benih Padi Bermutu :1. Calon benih diambil/dipanen pada umur 35 hari setelah berbunga atau fase masak penuh. 2. Lebih tua (45 hari setelah berbunga) kualitasnya masih baik, tetapi akan beresiko terhadap kehilangan hasil calon benih. 3. Panen padi secara khusus untuk benih, sebelum seluruh tanaman dipanen.4. Pilih tanaman yg seragam.5. Hasil panen segera dirontok, dibersihkan, dan dikeringkan.6. Benih yg sudah kering & bersih disimpan dalam wadah yang aman. 7. Simpan di tempat yg kering. Manfaat Benih Padi Bermutu :1. Mengurangi jumlah benih yang dibutuhkan dari 30-50 kg/ha menjadi 20-25 kg/ha.2. Keseragaman pertumbuhan dan kemasakan sehingga berpengaruh pada peningkatan hasil 3. Daya hasil dan rendemen beras yang tinggi.4. Mampu beradaptasi dengan iklim dan tanah setempat. 5. Lebih resisten terhadap tekanan lingkungan biotik maupun abiotik. 6. Citarasa yang disenangi dan harga tinggi di pasaran. Penulis : Rezki Setiadi Ramadhani, SST (Penyuluh Pertanian WKPP Mahe Pasar Kecamatan Haruai)