Loading...

BIBIT KAMBING ANGLO NUBIAN

BIBIT KAMBING ANGLO NUBIAN
Di dunia peternakan, kambing sudah dikenal sejak zaman dahulu kala. Hewan ternak dengan nama latin Capra aegagrus hircus ini adalah subspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya dan Eropa. Kambing merupakan binatang memamah biak yang berukuran sedang. Biasanya, kambing liar jantan maupun betina memiliki tanduk sepasang, namun tanduk pada kambing jantan lebih besar. Umumnya, kambing mempunyai jenggot, dahi cembung, ekor agak ke atas, dan kebanyakan berbulu lurus dan kasar. Berbagai jenis kambing telah ditemukan dan terdapat di bermacam daerah. Kambing ini dikembangkan secara terus menerus oleh para ahlinya. Tujuannya agar diperolah hasil terbaik dan bibit unggul hasil persilangan. Salah satu dari jenis kambing yang unggul tersebut adalah Anglo-Nubian. Anglo-nubian merupakan kambing yang dikembangkan di Inggris hasil persilangan antara kambing yang berasal dari Afrika dan India. Anglo Nubian dikenal juga dengan kambing serba guna, sebab disamping berguna untuk pedaging, juga hasil dari susunya. Jenis ini memang bukan produsen susu yang baik namun memiliki rata-rata yang tinggi kandungan lemak menteganya (antara empat dan lima persen). Kambing Anglo Nubian memiliki musim kawin yang lebih lama daripada kambing keturunan Swiss sehingga memungkinkan untuk menghasilkan susu sepanjang tahun. Kambing ini juga paling cocok untuk kondisi cuaca panas. Kambing Nubia Anglo telah digunakan dalam program grading-up di banyak negara-negara tropis untuk meningkatkan produksi susu dan daging keturunan lokal. Kambing jenis Anglo-Nubian juga dikenal sebagai kambing jenis penghasil susu yang membanggakan. Jenis kambing ini dinamai Nubia, karena pada awalnya ditemukan di timur laut Afrika. Kambing yang awalnya diimpor dari Afrika, Arab dan India berkaki panjang, dan memiliki beberapa karakteristik yang diinginkan oleh peternak kambing di Inggris. Peternak Inggris yang mengimpor jenis ini sebelum tahun 1895 untuk dikembangkan menjadi kambing Anglo-Nubian. Sedangkan yang berkembang biak Di Amerika Serikat biasanya disebut sebagai Nubia.   Penampilan jenis kambing Anglo-Nubian dianggap sebagai "aristokrat" karena telinganya yang panjang, terjumbai dan tergantung dekat kepala dan membawa jelas hidung romawi dan selalu berambut pendek. Kambing ini juga memiliki banyak warna. Setiap Jenis warna diperkirakan ada dalam jenis kambing ini, tapi hitam, merah atau cokelat adalah warna yang paling umum, apapun yang dapat dibawa kombinasi dengan putih. Biasanya Jantan memiliki rambut yang pendek, terutama di sepanjang punggung dan di paha, daripada yang umum ditemukan di Swiss. Ambing Anglo-Nubian adalah luas tetapi kadang-kadang lebih terjumbai dari pada keturunan Swiss. Seekor kambing Betina Anglo-Nubian dewasa harus berdiri paling sedikit 30 inci pada layu dan beratnya 135 ponds atau lebih, sedangkan Jantan harus berdiri sekurang-kurangnya 35 inci pada layu dan berat setidaknya 175 ponds. Biasanya kambing ini menghasilkan kadar susu lebih sedikit daripada keturunan Swiss, tapi menghasilkan susu yang lebih tinggi kandungan lemak susunya. Bentuk kepala kambing Anglo-Nubian yang khas adalah merupakan ciri khusus atau karakteristiknya. Dengan profil wajah di antara mata dan moncongnya yang sangat cembung. Telinga panjang, setidaknya satu inci di luar moncong, rata di wajah lebar, dan terjumbai berada dekat dengan kepala dan sedikit keluar dan maju, di ujung bulat, membentuk sebuah "bel". Telinga tidak tebal, dengan tulang rawan terbentuk dengan baik. Rambut pendek, halus dan mengkilap. (Penulis Inang Sariati) Sumber: 1. http://susuwedus.wordpress.com/2009/12/05/kambing-anglo-nubian/ 2. http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.jazzyanglonubians.com/photos/Other-Photos/2009%252005%252031_1682.jpg&imgrefurl=http://www.jazzyanglonubians.com/apps/photos/photo?photoid%3D39205005&h=1536&w=2048&sz=601&tbnid=5OvDzayBiD4CmM:&tbnh=101&tbnw=134&zoom=1&usg=__J6kQ0K82HyKTo9_hN5MBsyjZb70=&docid=6RmlEJjIptlzGM&sa=X&ei=quEWUsD8FdGzrAfi_oHACQ&ved=0CDsQ9QEwAg&dur=3264