Loading...

BUDI DAYA TANAMAN KANGKUNG

BUDI DAYA TANAMAN KANGKUNG
Kangkung merupakan salah satu sayuran yang digemari oleh masyarakat. Selain rasanya yang enak dan bergizi juga mudah dijumpai disetiap pasar baik pasar tradisional dan maupun modren. Kangkung sangat mudah tumbuh dan gampang dalam pemeliharaanya.Ada beberapa jenis kangkung yang ada dipasaran yaitu kangkung air dan kangkung darat. Kangkung air biasanya dipotong sedangkan kangkung darat dicabut. Benih CAP PANAH MERAH memiliki beberapa varietas kangkung yang sudah dikenal dipetani antara lain BANGKOK LP1 ( Tipe daun lebar ), NEW SERIMPI ( Tipe daun Bambu ), MAHAR ( Tipe daun lebar ), HAPSARI ( Tipe daun Lebar ), DINARA ( Tipe daun lebar , berbiji putih ). PERSIAPAN LAHAN PENGOLAHAN TANAH, Semua jenis tanah bisa ditanami kangkung, PH yang ccok berkisar 5-7. Tanah diolah dengan menggunakan cangkul , bajak atau traktor. Adapun tujuan pengolahan tanah agar tanah gembur sehingga mempermudah pertumbuhan akar serta drainase dan aerasenya bagus. PEMBUATAN BEDENGAN, Setelah tanah diolah kemudian dibentuk bedeng berukuran lebar 120cm -150 cm, jarak antar bedeng 40 – 50 cm, tinggi sekitar 10 – 20 cm dan panjang sesuai kondisi lahan. Adapun tujuan pembuatan bedeng agar tanaman tidak tergenang air. PEMUPUKAN DASAR Pemupukan dasar dilakukan setelah bedengan terbentuk, dengan cara disebar merata dipermukaan bedeng, setelah pupuk disebar kemudian tanah digemburkan lagi agar pupuk merata. Adapun tujuan dari pupuk dasar ini untuk menyuburkan tanah sehingga pertumbuhan tanaman subur.Jenis pupuk dasar yang digunakan adalah pupuk kandang dan dolomit. Dosis pupuk kandang yang diberikan sekitar 1 kg / m2 dan dolomit sekitar 1-2 ton/ha tergantung tingkat keasaman tanah. Pemberian pupuk dasar dilakukan sekitar 1 minggu sebelum tanam. Setelah pemberian pupuk dasar bedengan disiram agar pupuk dan dolomitnya cepat larut didalam tanah. PENANAMAN PEMBUATAN LUBANG TANAM Pembuatan lubang tanam bisa menggunakan tugal atau alat seperti garpu, kedalaman lubang sekitar 1-2 cm, jarak tanam sekitar 5 x 10 cm PENANAMAN Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari, benih ditanam 2-3 / lubang. Setelah benih dimasukan kemudian ditutup pakai kompos atau tanah gembur lalu disiram agar benih cepat tumbuh. Setelah penanaman dilakukan penyemprotan insectisida seperti Sevin atau Furadan untuk menghindari serangan semut dan ulat tanah. PEMELIHARAAN Benih tanaman kangkung akan tumbuh sekitar 3-4 hari setelah tanam. Pemeliharaan tanaman kangkung meliputi penyiraman, penyiangan dan penyemprotan HPT. Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pagi dan sore atau tergantung kondisi lahan , penyiangan dilakukan 1 kali sampai panen atau tergantung lahan. Untuk pengendalian HPT bisa dilakukan secara mekanik atau kimia tergantung tingkat serangan. Hama yang biasa menyerang adalah ulat dan kutu daun, sedangkan penyakit yang banyak menyerang adalah jamur jika kondisi kelembaban tinggi. PEMUPUKAN Pemupukan tanaman kangkung dilakukan dengan dua cara yaitu disebar dan dikocor. Adapun dosis dan cara pemupukan sbb: Cara Tabur/Sebar Merata Pemupukan I umur 10 HST dengan dosis urea 1 kg/guludan ( ukuran 1,5 m x 18 m ) Pemupukan II umur 15 HST dengan dosis urea + NPK Phonska ( 2:1 ) 1 kg/guludan ukuran 1,5m x 18 m Setelah dipupuk tanaman disiram agar daunya tidak terbakar . Cara Kocor Pupuk urea dosis 500g dilarutkan dalam 50 liter air , setelah larut disiramkan langsung ketanaman secara merata. Pemupukan sistem ini dilakukan 2 kali dengan dosis yang sama. PENGENDALIAN HPT HAMA ULAT, Gejala daun yang masih muda dirusak atau sobek bekas gigitan, pengendalian secara kimia dengan menggunakan insectisida berbahan aktif Profenopos contonya Curacron dengan dosis 10ml/tangki 15 ltr, secara mekanis dengan mematikan langsung dan membersihkan gulma dari lahan. PENYAKIT - Penyakit Embun TepungGejalanya daun terdapat bercak kuning Dan bertepung. Serangan banyak dijumpai Saat musim hujan kelembaban tinggi. Pengendalian secara kimia dengan menggunakan Fungisida berbahan akktif Mankozeb seperti Dithane dosis 10-20 gr/tangki 15 ltr. Secara mekanik dengan cara pembuatan drainase yang baik agartanaman tidak tergenang. Penyakit Bercak Daun Gejala daun yang terserang bercak berwarna kecoklatan sampai hitam. Serangan banyak dijumpai pada musim hujan dimana kelembaban tinggi, pengendalian secara kimia dengan menggunakan fungisida berbahan aktif Mankozeb seperti Dithane dosis 10-20 gr/ltr, pencegahan dengan membuat drainasae yang baik agar air tidak tergenang. PANEN DAN PASCA PANEN Tanaman kangkung siap dipanen setelah berumur sekitar 20-25 HST, pemanenan dilakukan dengan cara dipotong atau dicabut . Setelah dicabut kemudian diikat sesuai permintaan lalu akarnya dicuci kemudian kangkung siap dijual ke pasar PENULIS : MARIA IMAKULATA DHONGO PENYULUH DESA TUBUHUE BPP NULLE KEC.AMANUBAN BARAT KAB.TTS PROP.NTT