BUDIDAYA TANAMAN BUNGA MARIGOLD Marigold adalah tumbuhan yang sangat mudah untuk dibudidayakan. Ada beberapa varian bunga marigold antara lain :1. Putih2. Kuning3. Oranye4. Merah5. Campuran Umumnya bunga marigold berkembang pada pertengahan musim kemarau dan awal musim penghujan/musim dingin. Tingkat pertumbuhannya antara 30 cm sampai dengan 120 cm. Bunga Marigol sangat diincar karna kandungan nektarnya yang tinggi, disamping itu juga bagi komonitas masyarakat yang beragama Hindu sering dipakai untuk sembahyang.pengembangan bunga Marigold dengan menggunakan biji, diambil dari biji bunga yang sudah tua mongering di pohon lalu didiamkan beberapa minggu dan disebar dimedia tanam tanpa penrsemaian terlebih dahulu. Penanaman Untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang maksimal sebaiknya dilakukan pembajakan terlebih dahulu lalu dibuatkan guludan/bedengan dengan ukuran 100 x 500 cm atau disesuaikan dengan kondisi lahan, setelah itu sebarkan pupuk organic/kompos pada bedengan yang sudah jadi dan pupuk anorganik NPK dengan komposisi 1 : 1 : 1, setelah itu ditutup dengan menggunakan mulsa pelastik lalu di lobangi dengan jarak 50 x 60 cm Pemeliharaan Pengairan disesuaikan dengan keadaan tanaman dan kondisi cuaca kemudian penyiangan dilakuan dengan mencabut gulma yang ada di lubang tanam dan juga di drainase antar guludan/bedengan dengan menggunakan alat penyiangan tradisional ataupun dengan penyemprotan herbisida. Pengendalian hama penyakit Umumnya hama penyakit pada tanaman bunga Marigol tidak terlalu banyak dan kalaupun ditemukan sehingga penyemprotan tidak rutin dilakukan hanya sekali waktu saja apabila ditemukan gejala serangan. Panen Untuk diketahui bunga marigold tergolong tanaman half – hardy annual yaitu tanaman yang siklus hidupnya mencapai satu tahun.Dan dalam satu pohon bunga marigold dapat dipanen sampai 25 kali, dengan harga antara Rp 10.000 s/d Rp 20.000 per kilogram. Demikian artikel singkat budidaya tanaman marigold selamat mencoba.