Budidaya Vertikultur Dengan Menggunakan Botol Bekas Air Mineral
Sistem pertanian vertikultur adalah sistem budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Sementara itu, vertikultur organik adalah budidaya tanaman secara vertikal dengan menggunakan sarana media tanam, pupuk, dan pestisida berasal dari bahan organik non kimiawi. Sistem Vertikultur merupakan solusi atau jawaban bagi yang berminat dalam budidaya tanaman namun memiliki ruang atau lahan sangatterbatas vertikultur: 1 Efisiensi dalam penggunaan lahan. 2.Penghematan pemakaian pupuk dan pestisida. 3.Dapat dipindahkan dengan mudah karena tanaman diletakkan dalam wadah tertentu. 4.Mudah dalam hal monitoring/pemeliharaan tanaman.. Jenis tanaman yang dapat ditanam dengan sistem ini sangat banyak, misalnya a.tanaman sayur semusim (sawi,selada ) b.tanaman bunga seperti anggrek, mawar, melati, azalea, kembang sepatu, dll; dan c.tanaman obat-obatan yang sekulen. Alat dan bahan yaitu : Alat Pisau cutter Gunting Bahan Botol Air mineral bekas (2Ltr) Pupuk Kandang Bibit tanaman. Pupuk NPK Air, Tali Rafia / Kawat Tali, paku Terdapat tiga aspek yang harus dipersiapkan dalam budidaya tanaman organik secara vertikultur, yaitu: 1.Pembuatan wadah dari botol aqua vertikultur. Penyiapan dan penggunaan pupuk organik dan anorganik. 3.Penanaman dan pemeliharaan. Langkah Kerja 1.Siapkan alat dan bahan 2.lakukan pemotongan dengan gunting ataupisau cutter pada bagian bawah botol aqua bagian sisi kiri dan kanansetnggi 11 cm dan lebar 7 cm seperti terlihat pada gambar dibawah ini 3.kemudian dilubangin bagian atas dan bawah botol. 4.Pembuatan wadah dari botol aqua tersebut bisa berbagai macam posisi bisa dibalika atau ditidurkan dan berdiri. 5.Masukan pupuk kandang yang telah dicampur tanah kedalam botol aqua yan telah dilubangin. 6.Kemudian lakukan penyiraman dengan air yang telah disediakan. 7.Penanaman dengan bibit sayuaran (green Vacoy) Pasangkan tali raffia /kawat dibagian atas botol yang akan digantungkan. 9.Pemeliharan yaitu dengan cara menyiaram tiap hari sebanyak 2 kali pagi dan sore. 10.Setelah umur 1 minggu tanaman diberi pupuk NPK sebnanyak 10 gram lalu dilarutkan dalam air kurng lebih 200 ml 11.Kemudian disiramkan pada bagian tanah disekitar tanaman pemberian pupuk disarankan pada sore hari untuk mengurangai penguapan. 12.Pemerian pupuk diberikan cukup seminggu 1 kali saja. Cara budidaya Vertikultur ini merupakan cara yang paling hemat untuk bercocok tanam terutama pada lahan yang sempit dan dapat memanfaatkan limbah dari botol air mineral yang tidak terpakai tentunya sangat lah murah mudah efektp dan efesien dalam segi pengerjan dan pemeliharanan. Disamping pemanfaatan limbah dapat juga menghasilkan sayuran yang kita tanam dan menamabah nilai estetika pada rumah kita sehingga kita mendapatkan manfaat sekaligus 3 man