Loading...

DOSIS DAN CARA PEMUPUKAN KEDELAI

DOSIS DAN CARA PEMUPUKAN KEDELAI
PADA SL UPSUS BPP LIMBUNG KEC. BAJENG di Kel. Tani "Biring Kaloro" Desa Maradekaya, Kec. Bajeng, Kab. Gowa Sawah bekas tanaman padi sebenarnya masih cukup mengandung pupuk, sehingga tidak membutuhkan banyak pupuk. Secara umum dosis pupuk yang diperlukan untuk per Hektarnya adalah 50-100 kg urea dan 100 kg NPK. Pupuk diberikan ada yang tiga kali pemberian dan dua kali pemberianCaranya :Untuk 3 x pemberian pupuk.1. Pertama saat tanam, karena bintil belum terbentuk.2. Saat menjelang keluar bunga, skitar 25 HST (Hari Setelah Tanam)3. Ketiga saat pengisian polong, yaitu 45-55 HST dosisnya masing-masing sepertiga bagian.Untuk 2 x pemberian pupuk.1. Pertama, setengah dosis diberikan sebagai pupuk dasar, yaitu bersamaan dengan penanaman / 7 HST2. Kedua sisinya diberikan 20-30 HSTa. Untuk 1 x pemberian pupukDari aspek ekonomi, pemupukan yang dilakukan sekali lebih praktis. Dilakukan sebelum tanam, pupuk urea, SP 36 dan KCL disebar dengan merata dan dibenamkan ke dalam tanah, dapat pula dilakukan pemupukan pada larikan tanaman, atau dilubang tugal dengan jarak 5-7 cm disamping lubang tugal untuk benih.Pemberian PPC dan ZPC bisa meningkatkan hasil kurang lebih 12-15%. Bisa diberikan sebanyak tiga kali atau dua kali dalam musim tanam.b. Cara 3 x pemberian.ke 1. Saat kedelai berumur 2 mingguke 2. Saat awal pembungaanke 3. Saat awal pengisian polong. Cara 2 x pemberian.ke 1 saat kedelai berumur 15-25 harike 2 saat kedelai berumur 35-60 hariDitulis oleh : Muh. YusufTHL-TBPP Desa Maradekaya Kec. Bajeng, Kab. Gowa