Loading...

Farm Field Day (FFD) SL Genta Organik di Kabupaten Kuningan

Farm Field Day (FFD) SL Genta Organik di Kabupaten Kuningan
Kamis, 20 Juli 2023 telah dilaksanakan kegiatan FFD (Farm Field Day) SL Genta Organik di Desa Cihaur, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Kegiatan dilaksanakan di salah satu LL milik kelompok tani Kiserut. Kegiatan FFD dilaksanakan dengan panen simbolis oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Kuningan, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kab. Kuningan, Ketua Komisi II DPRD Kab. Kuningan, Kapolsek, Danramil dan Kepala Desa Cihaur. Acara dilanjutkan dengan Laporan Hasil kegiatan ubinan oleh Koordinator BPP Ciawigebang, M. Aban Samsana, S.Pt, beliau menyampaikan bahwa hasil ubinan di Desa Cihaur menggunakan varietas Mapan sebesar 5,52 kg dan Desa Pangkalan untun varietas IR-64 sebesar 7 kg. Pada laporan tersebut beliau menyampaikan bahwa petani di Kecamatan Ciawagebang merespon positif atas kegiatan Genta Organik. Hal tersebut juga dipaparkanoleh Ketua Poktan Kiserut, bahwa apa yang dilakukan pada hari ini tentunya upaya petani dalam meningkatkan produksi pertanian dan menjaga lingkungan. Selain itu, adanya kegiatan Genta Organik dirasakan sangat membantu petani sebagai solusi dalam memenuhi kebutuhan hara bagi tanah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Kuningan, Drs. H. Ahmad Juber, M.Si, menyampaikan bahwa budidaya yang dilakukan petani harus mulai berwawasan lingkungan. Praktek budidaya menggunakan pertanakan pro-organik merupakan bentuk tanggung jawab petani dalam menjaga lingkungan untuk anak-cucu kelak, sehingga ketersediaan pangan bisa teris terjaga. Beliau juga mengharapkan gerakan pertanian pro-organik bisa terus digelorakan oleh petani tidak hanya di Kecamatan Ciawigebang tetapi sampai ke daerah lainnya. Hal serupa disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Kab. Kuningan yang menyampaikan dukungannya untuk petani di Kecamatan Ciawigebang dalam melaksanakan pertanian pro-organik. Jika sebelumnya petani mengeluhkan harga pupuk yang mahal maka upaya untuk menekan biaya produksi dapat dilakukan melalui pembuatan pupuk organik dengan menggunakan bahan yang ada di sekitar seperti pemanfaatan kotoran hewan untuk pupuk organik padat dan cair, serta bahan limbah makanan rumah tangga sebagai bahan pupuk hayati, dll. Rizqy Baarokah Faatihah, SP selaku perwakilan dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan atas komitmennya dalam melaksanakan kegiatan SL Genta Organik mulai dari tahap awal sosialisasi hingga tahap terakhir, yaitu FFD. Harapannya semoga teknologi Genta Organik yang telah didapatkan melalui tahap pembelajaran bisa ditularkan kepada petani lain, sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani. Semoga dengan adanya kegiatan FFD pada hari ini dapat terus meningkatkan semangat petani dalam menerapkan pertanian yang pro-organik melalui penerapan pemupukan berimbang sehingga hasil produksi padi di Jawa Barat dapat terus meningkat.Jabar juara! Red: Budiman Rahmatuloh