Ciamis, Senin 10 Juli 2023 - Sedang dilaksanakan Farmer Field Day (Panen Raya) di lokasi Laboratorium Lapangan Sekolah Lapang Gerakan Tani Pro Organik (SL GENTA ORGANIK) yang beralamat di Wilayah Kelompok Tani Mekar IV Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. Acara ini dihadiri oleh Yth. Bupati Kabupaten Ciamis Herdiat Sunarya beserta Jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Ciamis (DPKP Ciamis) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kab. Ciamis (FORKOPIMDA Ciamis), Yth. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Heri Dermawan yang juga hadir sebagai Ketua Komisi Penyuluhan Kab. Ciamis, Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (DISTANHORTI) Ajat Sudrajat beserta jajaran, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Ciamis Pipin Apilin beserta jajaran dan para Petani dari Kelompok Tani Mekar IV yang hadir. Genta Organik merupakan gerakan pertanian pro organik yang meliputi pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal. Gerakan ini mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah secara mandiri. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab. Ciamis Slamet Budi Wibowo saat menyampaikan laporan kegiatan menyampaikan bahwa Kabupaten Ciamis merupakan salah satu dari 99 Kabupaten/Kota dI Indonesia yang mendapatkan alokasi kegiatan Sekolah Lapang Genta Organik. Kegiatan FFD (Farmer’s Field day) merupakan tahap akhir kegiatan Sekolah Lapang Genta Organik di Kecamatan Cihaurbeuti. Tujuan pelaksanaan kegiatan FFD ini adalah untuk diseminasi dan pertukaran infornasi tentang manfaat pembuatan dan penerapan pupuk organik dan pestisida alami sebagaimana dibahas dan dipraktekan dalam pelaksanaan kegiatan Sekolah Lapang Tematik Pertanian Organik. Ajat Sudrajat selaku Sekretaris DISTANHORTI dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kab. Ciamis yang selama ini telah memanfaatkan dengan baik setiap fasilitas baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi."Melihat produktivitas Ciamis ini luar biasa, yang saya yakin sangat membantu dalam mensejahterakan petani". Ajat Sudrajat menyampaikan bahwa salah satu rumus dalam kesejahteraan petani adalah dengan mengurangi biaya produksi "Saat ini pupuk anorganik mahal dan sulit didapat, namun saya yakin itu sudah tidak terjadi disini, karena pemanfaatan pupuk organik telah berjalan dengan efektif dan terintegrasi yang tentu sangat menguntungkan petani, sebuah pembuktian dalam pemanfaatan organik, hasilnya luar biasa." ucap Ajat. Kecamatan Cihaurbeuti merupakan sentra padi organik di Kabupaten Ciamis sehingga perlu adanya bimbingan untuk terus mengembangkan berbagai potensi yang ada baik itu sumberdaya alam, Sumber Daya Manusia, maupun pemasaran produk padi organik. Ajat Sudrajat menyampaikan bahwa Genta Organik di Ciamis dapat berjalan dengan baik karena dalam setiap proses kegiatannya melibatkan penyuluh pertanian "Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah berkontribusi dalam penyediaan 67 orang Penyuluh THL-TBPPD yang dibiayai oleh APBD Provinsi Jawa Barat, dan 13 diantaranya telah diangkat menjadi ASN PPPK oleh Kab. Ciamis, yang mana selama ini para mereka (Penyuluh THL-TBPPD) telah banyak berkontribusi dalam pembangunan pertanian di Jawa Barat khususnya di Kab. Ciamis". "Semoga Ciamis sebagai Kabupaten Pertanian organik dapat segera terwujud" ucap Ajat sambil mengakhiri sambutannya. Bupati Kabupaten Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan bahwa Genta Organik adalah satu langkah dan terobosan di bidang pertanian "Saya atas nama Pemda Kab. Ciamis merasa bangga dan bersyukur terhadap para petani Ciamis, khususnya para petani Cihaurbeuti, semangatnya tinggi dan tak kenal lelah dalam berjuang". Herdiat mengatakan bahwa Ciamis dianugerahi potensi alam yang luar biasa dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya "Saya berharap Petani Milenial di Ciamis mulai diberi pembelajaran dan pengalaman, harus ada petani-petani muda yang mulai berkarya". Pertanian di Cihaurbeuti telah menerapkan pertanian yang terintegrasi antara pertanian, peternakan dan perikanan sehingga dalam bertani organik dapat berjalan dengan maksimal dan mendongkrak perekonomian. Herdiat mengatakan bahwa pertanian memiliki peluang yang luar biasa bila betul-betul ditekuni, terutama oleh para petani muda "Saya bangga sekali hari ini terutama pada rekan-rekan penyuluh saya berpesan jangan bosan untuk membekali para petani dengan ilmu-ilmu dan teknik-teknik yang bermanfaat, karena jika SDMnya mapan dan bagus Inshallah dapat menghasilkan panen yang maksimal" Ucap Herdiat. Diakhir acara, dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan untuk Kecamatan Cihaurbeuti berupa benih padi seluas 126 hektar dan pestisida nabati seluas 310hektar dalam rangka mendukung program Padi Ramah Lingkungan di Kabupaten Ciamis. Semoga target 2024, Cihaurbeuti sebagai Desa organik dapat terwujud. Galuh nanjeur, Ciamis tangguh.Jabar Juara! Red: Rijki Aulia Rahmayani (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)