Loading...

FARMER FIELD DAYS (FFD) DEMPLOT PENGUJIAN SISTIM TANAM PADI JAJAR LEGOWO DI DESA TETEBATU KEC. SIKUR

FARMER FIELD DAYS (FFD)  DEMPLOT PENGUJIAN SISTIM TANAM PADI JAJAR LEGOWO DI DESA TETEBATU KEC. SIKUR
Kegiatan pelaksanaan FFD dalam rangka Pengujian Teknologi Tanam Padi Sistim Jajar Legowo di Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur bekerjasama dengan Universitas Mataram. Pelaksanaan FFD tersebut bertempat di Hamparan Sawah Kelompok Tani Aik Nyereng Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (12/08/2016). Kegiatan ini di hadiri oleh Tim pemantau Upsus Universitas Mataram, UPP/BP3K Kecamatan Sikur, POPT Kecamatan Sikur, Kepala Desa Tetebatu, Pengurus beserta anggota kelompok tani Aik Nyereng Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur. Kegiatan FFD ini termasuk ke dalam rangkaian kegiatan dalam Program UPSUS PAJALE di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan panen ubinan di lokasi demplot Pengujian Teknologi Tanam Padi Sistim Jajar Legowo 2 : 1 di Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur. Ada 3 varietas padi yang di uji kesesuaian lahannya yakni Inpari 30, Cilosari dan varietas padi hibrida Sembada 168 dengan luasan total 1,50 Ha. Teknologi yang diterapkan dalam uji adaptasi pada umumnya dengan pendekatan PTT. Disamping itu juga disampaikan informasi terkait dengan kebijakan penyuluhan di kabupaten Lombok Timur dan memberikan rekomendasi agar penggunaan legowo 2 : 1 dapat dicoba dan diaplikasikan oleh semua ketua kelompok tani dan anggota kelompok yang hadir dalam kegiatan tersebut. Adapun tujuan/manfaat sistim tanam jajar legowo ini antara lain adalah :1. Memanfaatkan sinar matahari bagi tanaman yang berada pada bagian pinggir barisan, sehingga proses fotosintesis tinggi yang dapat menghasilkan bobot buah yang lebih berat.2. Memudahkan pemeliharaan tanaman. 3. Mengurangi serangan hama, terutama tikus. 4. Menekan serangan penyakit, karena kelembaban berkurang. 5. Mempermudah pelaksanaan pemupukan dan pengendalian hama/penyakit. 6. Menambah populasi tanaman, missal pada legowo 2:1, populasi tanaman akan bertambah sekitar 30 %. 7. Meningkatkan jumlah rumpun padi 33 % Ha. 8. Meningkatkan produktifitas padi 12-22 %. Beliau berharap agar teknologi dan inovasi dalam bidang pertanian yang dibawa oleh para penyuluh lapangan agar mudah diserap oleh para petani sehingga produksi dan produktivitas hasil pertanian dapat meningkat dalam rangka mendukung swasembada pangan di Kecamatan Sikur khususnya dan Kabupaten Lombok Timur pada umumnya.