Kondisi tanah memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi.Struktur hara tanah yang ideal memungkinkan tanaman tumbuh subur sehingga akan menghasilkan hasil panen yang optimal.Tanaman tumbuh ideal membutuhkan keasaman tanah dan pH antara 5,5 hingga 6,5.Apabila lahan sawah memiliki keasaman tinggi tentu mempengaruhi pertumbuhan tanaman selama budidaya serta tanaman menimbulkan atau mengalami gangguan fisiologis yaitu asam asaman.Asam asaman merujuk pada kondisi tanah yang memiliki pH terlalu rendah ketika tanah memiliki pH yang rendah maka tanaman padi akan kesulitan menyerap unsur hara penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan.
Kondosi asem aseman umumya terjadi pada lahan sawah yang tergenang air dalam waktu lama atau lahan yang mempunyai drainase yang buruk juga adanya ari limbah yang mengalir pada area lahan tersebut .Air yang tergenang mengurangi ketersedian suplai dan proses pertukaran oksigen di dalam tanah sehingga dapat memperburuk keasaman tanah.Tanah yang terus menerus tergenang ini juga dapat menghambat pembusukan bahan organik yang seharusnya membantu perbaikan stuktur tanah.
Tanaman padi yang terkena asem aseman akan terlihat lebih lemah dan pertumbuhannya terhambat.Padi yang seharusnya tumbuh cepat akan mengalami keterlambatan dan tidak sehat.Tanaman padi menunjukan gejala kerdil,daun kuning seperti terbakar,akarnya berwarna coklat -kekuningan.Tanah yang terlalu asam juga menyebabkan akar tanaman mudah rusak dan membusuk.
Beberapa langkah untuk mencegah dan mengatasi asam-asaman diantaranya :