Oleh : A. Ilham, SP/Penyuluh Pertanian Desa Mattunreng Tellue. Pecapaian produksi dan produktivitas kacang tanah juga sangat dipengaruhi tingkat serangan hama dan penyakit pada tanaman ini sehingga perlu kita tahu OPT (organisme pengganggu tanaman) apa saja yang paling sering mengganggu pertanaman kacang tanah kita. Berikut kami sebutkan beberapa OPT diantaranya :1) Penyakit Layu.Penyakit Layu disebabkan oleh bakteri Xanthomonas Solanacearum.Pada siang hari waktu sinar matahari terik tanaman sekonyong-konyong terkulai seperti disimm air panas, tanaman langsung mati.Cara pengendalian dengan pergiliran tanaman.2) Penyakit Bercak DaunPenyakit Bercak daun disebabkan oleh cendawan Cercospora personata.Bercak yang ditimbulkan pada daun sebelah atas coklat sedangkan sebelah bawah daun hitam.Ditengah bercak daun kadang-kadang terdapat bintik hitam dari Conidiospora.Cendawan ini timbul pada tanaman umur 40 -50 hari hingga 70 hari.Cendawan ini dapat dikendalikan dengan Anthmcol atau Daconil.3) Penyakit Selerotium.Penyakit ini disebabkan oleh Selerotium rolfsii, merusak tanaman pada waktu cuaca lembab.Cendawan menyerang pada pangkal batang, bagian dari tanaman yang lunak, menimbulkan bercak-bercak hitam. Tanaman yang terserang akan layu dan mati.Pengendalian : dengan memperbaiki pengairan, agar air pengairan dapat mengalir.4) Penyakit Karat.Penyakit ini disebabkan oleh Uromyces arachidae, menyerang tanaman yang masih muda menyebabkan daun berbintik-bintik coklat daun menjadi mongering. Pengendaliannya dengan menanam varitas yang tahan.5) Hama Empoasca.Hama yang penting bagi tanaman kacang tanah adalah hama Empoasca. Hama ini tidak terlalu merugikan bagi tanaman kacang tanah.Cara pengendaliannya dengan penyemprotan Azodrin, Karphos atau lnsektisida yang tersedia.Kontaminasi AlfatoksinKacang tanah yang mengalami kontaminasi oleh jamur Aspergillus flavus dapat menghasilkan alfatoksin (sejenis mikotoksin).Alfatoksin, terutama B1 diketahui sangat karsinogenik, toksik, hepatotoksin, dan mutagenik pada manusia, mamalia, dan unggas. Pada kacang tanah, B1 ditemukan pada polong segar, polong, kering, biji, dan produk olahan. Untuk mencegah infeksi dapat dilakukan dengan perbaikan budidaya, terutama pengairan pada periode kritis, pengeringan pasca panen, pemenuhan kebutuhan gizi, dan pengendalian penyakit daun.6) Pengendalian penyakit virus belang pada tanaman kacang tanahPenyakit virus belang pada kacang tanah merupakan penyakit penting dan tersebar luas di daerah pusat pertanaman kacang tanah di Indonesia.Kehilangan basil akibat serangan penyakit virus belang berkisar 10 -60% tergantung dari jenis kacang tanah.Musim dan umur tanaman pada saat terinfeksi.Penyebab Dan Gejala PenyakitPenyakit belang disebabkan oleh virus yang diidentifikasi sebagai virus Belang Kacang Tanah atau Groundnut Mottle Virus.Gejala yang sering dijumpai di lapang adalah gejala belang berwama hijau tua dikelilingi daerah yang lebih terang atau hijau kekuning-kuningan.Pada umumnya gejala awal pada daun muda terluhat adanya bintik- bintik klorotik yang selanjutnya berkembang menjadi belang-belang melingkar.Pada daun tua berwarna hijau kekuningan dengan belang-belang berwarna hijau tua.Pertembuhan tanaman yang terinfeksi menjadi terhambat sehingga tanaman menjadi pendek dibandingkan tanaman sehat terutama apabila terinfeksi pada saat tanaman muda.Penyimpangan anatomi juga terdapat pada lembaga biji tanaman sakit. Penularan Penyakita. Penularan secara mekanikPenyakit belang dapat ditularkan secara mekanik dengan menggosokkan cairan daun sakit ke daun tanaman yang diuji dengan efektivitas penularan 22,5 “ 100 %.Penularan secara mekanik melalui kontak gesekan daun atau akar tanaman sangat kecil kemungkinannya terjadi. b. Penularan oleh serangga vectorDi lapang penyebaran virus dilakukan oleh serangga vector. Serangga vector yang dapat menularkan penyakit belang kacang tanah adalah beberapa jenis kutu daun yaitu Aphis craccivora, A. glysines, A. porii, Rhopalosiphum maydis, R, padi. Scizaphis rotundiventrism Trichosiphonaphis sp. Hysteroneura setariae dan Mycus persicae.c. Penularan melalui bijiBiji-biji kacang tanah yang mengandung virus tidak dapat dibedakan dengan biji sehat hanya dengan mendasarkan pada pengamatan biji secara visual, meskipun ada tendensi bahwa biji kacang tanah yang kecil dan keriput kemungkinan mengandung virus lebih besar dibandingkan yang besar dan bernas. Besar penularan penyakit melalui biji kacang tanah ditentukan oleh strain virus, varietas kacang tanah, umur tanaman pada saat terinfeksi dan beberapa factor lain yang terkait. d. Tanaman InangSelain tanarnan kacang tanah, virus belang kacang tanah dapat menginfeksi tanaman kacang-kacangan lain seperti kedelai, kacang buncis, kapri dan lain-lain. 7) Pengendalian Penyakit Belang Pada Kacang Tanaha. Menanam varietas tahanb. Menanam benih sehatc. Pengendalian serangga vectord. Mengatur waktu taname. Sanitasi