Setiap individu membutuhkan energi yang cukup untuk menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Energi tersebut bisa kita dapatkan dari makanan/Produk pangan yang dikonsumsi. Setiap produk pangan memiliki berbagai komponen gizi yang terkandung di dalamnya. Komponen gizi tersebut dibutuhkan oleh tubuh setiap individu dalam jumlah tertentu. Karena kebutuhan tubuh setiap individu akan komponen gizi berbeda, maka sekarang kita mengenal istilah Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan membudayakan konsumsi pangan B2SA untuk hidup sehat, aktif dan produktif kepada masyarakat.
Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 22 Tahun 2009 tentang Kebijakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumberdaya Lokal. Perpres ini mengamanatkan bahwa untuk mewujudkan penganekaragaman pangan diperlukan berbagai upaya secara sistematis dan terintegrasi. Perpres ini sudah ditindaklanjuti, dengan Peraturan Menteri Pertanian No.43 Tahun 2009 tentang Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) Berbasis Sumberdaya Lokal sebagai acuan yang lebih operasional dalam implementasinya.
Implementasi dari Perpres dan Permentan tersebut, Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan sejak tahun 2010 meluncurkan program optimalisasi pemanfatan pekarangan melalui salah satu kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat untuk mempercepat diversifikasi pangan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Program ini sejalan dengan empat target kunci sukses Kementerian Pertanian yang salah satunya adalah B2SA.
Kelompok B2SA Melur Desa Alai selatan telah melaksanakan kegiatan bimbingan Teknis B2SA dalam upaya meningkatkan kesadaran dan membudayakan pola makan sehat, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) guna meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat untuk mewujutkan SDM yang aktif, sehat dan produktif. Program ini juga bertujuan untuk mengedukasikan kemasyarakat Desa Alai Selatan tentang pentingnya konsumsi pangan lokal yang berkualitas sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Dalam kegiatan BIMTEK B2SA , peserta melakukan praktik pengolahan pangan lokal menjadi menu sehat bergizi, belajar tentang pola konsumsi pangan yang beragam, seimbang dan aman.
BIMTEK B2SA ini dimulai oleh ketua kelompok melur sebagai pembawa acara kemudian dibantu oleh salah satu anggota kelompok untuk melakukan demo memsak makanan dan menjelaskan manfaat setiap bahan pangan yang diolah. B2SA adalah singkatan dari Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman, yang merupakan pola konsumsi pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Beragam Mengonsumsi berbagai jenis makanan, baik nabati maupun hewani, untuk mendapatkan berbagai nutrisi. Bergizi: Memilih makanan yang kaya akan nutrisi penting seperti vitamin dan mineral. Seimbang: Mengonsumsi makanan dalam proporsi yang tepat. Contohnya, dalam sepiring makan, sepertiga bagian adalah karbohidrat, sepertiga sayuran, sepertiga protein, dan sepertiga buah-buahan. Aman: Memastikan makanan tidak mengandung cemaran fisik, kimia, atau biologi yang berbahaya