Loading...

HASIL PERTEMUAN GAPOKTAN DALAM PROGRAM LDPM KAB SERAM BAGIAN TIMUR

HASIL PERTEMUAN GAPOKTAN DALAM PROGRAM LDPM  KAB SERAM BAGIAN TIMUR
HASIL PERTEMUAN ANTARA GAPOKTAN, TIM TEKNIS LDPM KABUPATEN DENGAN TIM TEKNIS LPDM PROVINSI Dari hasi pertemuan antara Tim Teknis LDPM Kabupaten Seram Bagian Timur, LDPM Provinsi dan Gapoktan Simpati Jaya Desa Waimatakabu dapat di simpulkan hal-hal sebagai berikut : 1. Tahapan Pelaksanaan Lumbung Padi telah berjalan dengan tahapan pertama ( pembangunan fisik bagunan dengan ukuran 6 x 8 m dan luas tempat jumur 8 x 13 m. Dari hasil tinjauan lapangan dapat dilaporkan kondisi pelaksanaan pembagunan tahapan pertama pembagunan lumbung gabah/padi /jagung masih pada pemasangan kerangka bangunan hingga pemasangan rangka penyangga atap. 2. Pembelian Stok gabah kering simpan sudah dilakukan oleh gapoktan dengan stok sementara berjumlah 3.000 kg./ 3 ton. 3. Dana LDPM yang dikucurkan dari bidang distribusi untuk gapoktan Simpati Jaya dalam rangka stok dan ketersediaan pangan ( gabah ). 4. Fungsi LDPM memberikan solusi dalam mengatasi stabilitas harga gabah pada tingkat petani maupun pasar lokal. 5. Pelaksanaan LPDM dilakukan dalam rangka : - Mengatasi cadangan pangan untuk tingkat lokal (gapoktan - Dapat dilakukan sistem pinjaman dan perbantuan untuk anggota gapoktan baik dalam bentuk gabah untuk benih dan permodalan lain yang dilakukan dalam kelompok dalam meningkatkan kesejahteraan anggota gapoktan. 6. Kucuran dada awal yang diberikan kepada Gapoktan Simpati Jaya sebesar Rp.150.000,- untuk pembangunan gedung (lumbung padi) dan tempat penjemuran gabah serta modal awal pembelian gabah untuk cadangan stsok. 7. Pengucuran dana untuk bantuan gapoktan di lakukan bertahap selama 3 tahun dengan rincian sebagai berikut : - Pembayaran tahap pertama sebesar Rp. 150.000.000,- - Pembayaran tahap kedua sebesar Rp. 50.000.000,- - Pembayaran tahap ketiga sebesar Rp. 50.000.000,- 8. Secara struktural Pembentukan Tim Teknis terdiri dari - Untuk tingkat Provinsi di bawah koordinasi Kepala Bidang Distribusi Pangan - Untuk tingkat Kabuapten di bawah koordinasi Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan - Untuk tingkat Desa (gapoktan) di bawah koordinasi Ketua Tim Teknis LPDM dan Pendamping Teknis LPDM - Untuk tingkat Petani di bawah koordinasi Ketua Gapoktan 9. Evaluasi kegiatan LPDM dilakukan secara berkala dengan tingkat rentang waktu selama 3 bulan sekali. 10. Materi Evaluasi disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan gapoktan serta perencanan sesuai program yang telah disusun oleh tim teknis. 11. Untuk Provinsi Maluku baru dibangun dua lokasi LPDM yang terletak di Kabupaten Seram Bagian Timur dengan lokasi LPDM di desa Wai Matakabu dengan nama LPDM (Gapoktan Simpati Jaya dan untuk Kabupaten Seram Bagian Barat terletak di Desa Waimital. 12. Secara Nasional kegiatan LDPM di fokuskan untuk penanganan dua komoditi yaitu; Padi dan Jagung. 13. Pendirian Gapoktan dalam pelaksanaan Program LDPM di bentuk dengan Surat Keputusan Bupati. 14. Untuk menjamin keamanan dan kelanjutan pelaksanaan program LDPM dalam pelaksanaan pembangunan gudang (lumbung padi) maka status tanah harus di perjelas dengan di buat surat Kepemilikan (Sertifikat) atas nama Gapoktan yang bersangkutan. 15. Dalam pengembangan usaha Gapoktan, kelompok gapoktan dapat membeli gabah hasil panen dari kelompok dengan tetap berpatokan pada harga dasar gabah yang ditetapkan dengan ketentuan perhitungan mutu gabah kering yang dimiliki kelompok serta dapat memperluas jaringan pasar dengan membeli gabah kering pada setra produksi yang dapat dijangkau . 16. Untuk mendapatkan standar mutu gabah kering maka harus diterapkan sapta usaha tani dengan menitik beratkan pada : a. Pebgolahan lahan b. Pembenihan c. Pemupukan d. Irigasi e. Hama dan Penyakit f. Pemanfaatan teknologi g. Pasca Panen h. Pemasaran 17. Sesuai dengan Fungsi Badan Ketahanan Pangan maka Sektor Ketersediaan Pangan menjadi salah satu sektor yang sangat fital dalam menyangga ketersediaan Pangan baik pada tingkat desa, Kecamatan, Kapupaten, Provinsi maupun Nasional. 18. Kualitas Pangan (padi) perlu disentuh dengan program dan sistem kerja yang merupakan rangaian kerja sebagaimana di atur dalam sapta usaha pertanian. 19. Untuk cadangan pangan harus di perhitungkan aspek ketersediannan pangan dan jumlah konsumsi, dengan asumsi perhitungan sebagai berikut : ? Kebutuhan Konsumsi orang dewasa = 2200 K kalori/ hari Untuk Pemenuhan kebutuhan konsumsi harus dapat memenusi kebutauhan : - Karbohidrat = (beras ) : 300 gram. - Protein = ......... gram - Lemak = ......... gram - Vitamin = ......... gram - Untuk memenuhi kebutuhan 300 rgm karbohidrat dalam 1 kg beras setara dengan 3 kg. Ubi kayu. - Untukm medapatkan kebutuhan pangan maka harus di perhitungkan dengan ; Jumlah populasi x 300 gram x 6 bulan = .........ton. Waimatakabo, 2 November 2010. Pendamping Tim Teknis Kasubid Sumber Dayab Manusia BAYU AJI LOUW, SP NIP : 630 018 063