Peta Kekeringan Dengan Metode Standardized Percipitation Index (SPI) Provinsi Nusa Tenggara Barat Pengertian : Standardized Precipitation Index (SPI) adalah indeks yang digunakan untuk menentukan penyimpangan curah hujan terhadap normalnya, dalam suatu periode waktu yang panjang. Nilai SPI dihitung menggunakan metode statistic probabilistic ditribusi gamma. Berdasarkan nilai SPI ditentukan tingkat kekeringan dan kebasahan dengan kategori sebagai berikut : a. Tingkat kekeringan Sangat Kering : Jika nilai SPI ? - 2,00 Kering : Jika nilai SPI - 1,50 s/d - 1,99 Agak kering : Jika nilai SPI - 1,00 s/d - 1,49 Normal : Jika nilai SPI -0,99 s/d 0,99 b. Tingkat Kebasahan Sangat Basah : Jika SPI ? 2,00 Basah : Jika nilai SPI 1,50 s/d 1,99 Agak basah : Jika nilai SPI 1,00 s/d 1,49 Kekeringan Meteorologis adalah berkurangnya curah hujan dari keadaan normalnya dalam jangka waktu yang panjang (bulanan, dua bulanan, tiga bulanan, dst) Curah hujan tiga bulanan adalah jumlah curah hujan selama tiga bulan, yang digunakan sebagai dasar untuk menghitung nilai SPI Analisi tingkat kekeringan dan kebasahan dengan menggunakan indeks SPI, untuk akumulasi curah hujan tiga bulanan (April 2013 - Juni 2013) di wilayah Provinsi Nusa Tenggar Barat pada umumnya normal - basah, namun terdapat juga kondisi sangat basah.