Loading...

JENIS DAN VARIETAS WIJEN

JENIS DAN VARIETAS WIJEN
Di pasar Internasional wijen dikenal ada dua jenis yaitu wijen putih dan wijen hitam. Kedua jenis produk wijen tersebut dibedakan oleh penampilan biji. Jenis wijen yang umum dibididayakan ada dua jenis yaitu: 1. Wijen putih ditandai dengan biji berwarna putih atau putih kekuning-kuningan. Contoh varietas yang termasuk jenis wijen putih adalah Sumberrejo 1 2. Wijen hitam ditandai dengan biji berwarna hitam. Contoh jenis wijen hitam adalah Sumberrejo 3 Sedangkan varietas wijen Departeman Pertanian pada tahun 1997 melalui Balittas telah melepas dua varietas unggul wijen, yaitu Sumberrejo 1 (Sbr 1) dan Sumberrejo 2 (Sbr 2). Sbr 1 sampai saat ini masih disukai oleh petani, karena mampu ditanam di lahan kering maupun lahan sawah. Pada tahun 2006 Balittas mengeluarkan dua varietas unggul baru dengan nama varietas Sumberrejo 3 (Sbr 3) dan Sumberrejo 4 (Sbr 4). (Karakter dan keunggulan kedua varietas, Tabel 2). Sbr 4 sangat disukai di lahan sawah sesudah padi pada MK-2 karena umurnya genjah. Tanaman wijen merupakan tanaman semusim yang tahan kering, dengan umur panen antara 2,5 - 5,0 bulan. Selama pertumbuhannya membutuhkan curah hujan antara 400 - 650 mmm. Tumbuh baik pada ketinggian 1 - 1.250 m diatas permukaan laut, menghendaki suhu tinggi udara kering. Wijen sudah lama dikenal dan dibudidayakan tersebar di semua daerah di Indonesia, terutama di wilayah kering baik dilahan kering dimusim penghujan maupun dilahan sawah sesudah padi di musim kemarau. Karakteristik Varietas wijen Sumberrejo 1 (Sbr 1) Jenis : Wijen putih Habitus : Bercabang banyak Umur panen : 90 -110 hari Jumlah ruang polong : 8 Potensi produksi : 1 - 1,6 ton Sesuai daya adaptasi : monokultur/tumpangsari Adaptasi : Lahan kering/sawah di Jatim, Jateng NTB, dan Susel Sumberrejo 2 (Sbr 2) Jenis : Wijen putih Habitus : tidak bercabang Umur panen : 75 -100 hari Jumlah ruang polong : 4 Potensi produksi : 0,8 - 1,4 ton Sesuai daya adaptasi : monokultur/tumpangsari Adaptasi : Lahan kering di NTB, dan Susel Sumberrejo 3 (Sbr 3) Jenis : Wijen Hitam Kecoklatan Habitus : Bercabang banyak Umur panen : 85 -101 hari Jumlah ruang polong : 4 Potensi produksi : 0,9 - 1,3 ton Sesuai daya adaptasi : monokultur/tumpangsari Adaptasi : Lahan kering pada awal musim hujan Sumberrejo 4 (Sbr 4) Jenis : Wijen putih Habitus : Bercabang banyak Umur panen : 75 - 85 hari Jumlah ruang polong : 8 Potensi produksi : 0,9 - 1,4 ton Sesuai daya adaptasi : monokultur/tumpangsari Adaptasi : Lahan sawah sesudahn pada atau tembakau Slamet Widodo Sumber : Balittas-Malang