Kaji terap adalah metode penyuluhan pertanian untuk meningkatkan kemampuan petani dalam memilih paket teknologi usaha tani yang telah direkomendasikan sebelum didemontrasikan dan atau dianjurkan, yang pelaksanaannya dilakukan oleh petani di lahan usaha taninya dengan bimbingan penyuluh pertanian. Kegunaan pelaksanaan kaji terap adalah mengurangi resiko kegagalan usaha tani melalui pemilihan teknologi yang paling sesuai dengan usaha tani terpadu, meningkatkan keyakinan petani mengenai teknologi pertanian yang akan diterapkan, meningkatkan efisensi usaha tani dan informasi pertanian. Materi yang diangkat pada Kaji Terap di BPP Model Kecamatan Banjit adalah Eksplorasi Sederhana Mikroorganisme Perakaran Tanaman. Materi ini dipilih karena banyaknya keluhan petani karena menurunnya hasil panen komoditas pertanian akibat menurunnya tingkat kesuburan tanah. Ada beberapa cara untuk mengatasi penurunan tingkat kesuburan tanah antara lain penambahan pupuk kandang, pupuk kompos, serasah, sisa hasil panen, mikroumba dan mikroorganisme lokal. Disamping cara-cara tersebut diatas dapat juga dilakukan dengan penambahan mikroorganisme perakaran yang diaplikasikan pada benih, bibit atau penyiraman tanaman. Kaji Terap dilaksanakan di BPP Aula kantor BPP Kecamatan Banjit pada tanggal 21 Oktober 2010 dan diikuti oleh 10 orang petani dari wilayah binaan BPP Kecamatan Banjit. Bertindak sebagai narasumber adalah Kepala BPP Kecamatan Banjit Bapak Endi Efendi, A.Md. Melalui kegiatan Kaji Terap ini diharapkan petani dapat menerapkan dan mengaplikasikan sendiri di lahan budidaya masing-masing.