Kegiatan Mitigasi Bencana Kekeringan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung
Kegiatan Mitigasi Bencana Kekeringan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, bertempat di Hotel Sunshine Soreang Kabupaten Bandung. Peserta sebanyak 50 orang dari Unsur Penyuluh Pertanian Kabupaten Bandung. Dengan Narasumber adalah Bapak H. Ir. Arifin, M Si (Koordinator KJF Penyuluh Pertanian pada Distanhorti Prov Jabar)Kebijakan mitigasi dampak perubahan iklim (DPI) pada Komoditas Tanaman Pangan dan Hortikultura di Jawa Barat. Ibu Mira Bidang PSP Distanhorti Prov Jabar) Peran Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dalam menghadapi Bencana Kekeringan. Dengan hasil bahwa El Nino merupakan salah satu fenomena alam antar tahun yang dapat menyebabkan terjadinya penyimpangan atau anomali iklim di Indonesia, Siklus El Nino ini biasanya terjadinya setiap 8 tahun sekali (Juli - Oktober) namun saat ini terjadi dengan siklua lebih pendek yaitu 4 tahun. Tahun 2023 kita akan kehilangan hasil mencapai 5 juta ton, Bagaimana Penyuluh menyadarkan Petani atas perubahan iklim kehilangan hasil sehingga terjadi kelangkaan beras dan kemudian harga beras akan mahal serta masyarakat akan kesulitan mendapatkan beras. Mengapa Sektor Pertanian selalu bertahan dalam berbagai tantangan, hal ini karena berdasarkan Pengalaman yaitu pandemi Covid 19 tahun 2020 paling kuat, pada saat Ekonomi terpuruk tahun 1998 kenyataan bahwa paling kuat adalah Sektor Pertanian, hal ini karena adanya Keswadayaan tinggi dari para Petani. Red: Dindin Syawaludin Pratama (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)