TEMU LAPANGAN (FARMER FIELD DAY/FFD)
SL TEMATIK BPP CIBINGBIN
Kegiatan Temu lapangan (Farmer Field Day/FFD) yang dilaksanakan di BPP Cibingbin pada Tanggal 10 November 2025 yang bertempat di Sawah Blok Cowal Desa Tarikolot merupakan rangkaian kegiatan Sekolah Lapang Tematik Padi Sawah sebagai sarana berbagi untuk para Pelaku Utama pelaksana kegiatan Sekolah Lapang yang dilaksanakan di 10 Kelompoktani di Wilayah Kerja BPP Cibingbin yaitu Kecamatan Cibingbin dan Kecamatan Cibeureum.
Kegiatan FFD merupakan kegiatan terakhir dalam rangkaian kegiatan SL Tematik Padi Sawah yang diawali di Bulan Juli 2025 yaitu dengan Kegiatan Sosialisasi, Kegiatan Rembug Tani, Kegiatan Kursus Tani dan Pelaksanaan Budidaya di Lokasi Laboratorium Lapangan (LL) dengan menerapkan teknologi pertanian hasil dari kegiatan Kursus Tani. LL dilaksanakan di 10 (sepuluh) Kelompok yang berada di Wilayah BPP Cibingbin. Pelaksana LL yaitu terdiri dari 5 (lima) kelompok di Kecamatan Cibingbin dan 5 (lima) kelompok di Kecamatan Cibeureum.
Kegiatan FFD dilaksanakan sebagai ajang pertemuan pelaksana LL dan juga petani setempat untuk memaparkan hasil kegiatan budidaya dengan penerapan teknolgi pertanian juga sebagai ajang sosialisasi kepada masyarakat tentang penerapan teknolgi dan hasil yang diperoleh dengan penerapan teknologi sesuai anjuran pertanian. Adapun hasil yang diperoleh di lokasi LL di 10 (sepuluh) Kelompok terdapat peningkatan hasil dibandingkan dengan budidaya sebelumnya. Dengan adanya peningkatan tersebut dapat dijadikan sebagai acuan sehingga petani dapat menerapkan teknologi pertanian di lahan pertaniannya.
Kami berharap bahwa penerapan teknologi yang dapat meningkatkan produksi dan produktivitas dapat dilaksanakan oleh petani di seluruh Wilayah BPP Cibingbin yaitu Kecamatan Cibingbin dan Kecamatan Cibeureum sehingga peningkatan produktivitas terutama padi di Wilayah BPP Cibingbin dapat meningkat secara keseluruhan. Semoga kegiatan temu lapangan bisa memberikan wawasan yang bermanfaat kepada masyarakat terutama petani dan dapat menerapkan pengetahuan budidaya padi dan penerapan teknologi pertanian secara berkelanjutan sehingga cita-cita untuk menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan dapat terwujud dan hasil akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani.