Loading...

Laporan Kajian

Laporan Kajian
PROGRAM DAN KEGIATAN Program dan Kegiatan yang dilaksanakan di lingkup Bidang Kajian dan SDM adalah sebagai berikut : a. Program peningkatan Kesejahteraan Petani, meliputi : ¢ Pembinaan Usaha Agribisnis Perdesaan b. Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan, meliputi ¢ Kegiatan Penyuluhan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan Tepat Guna c. Program Peningkatan Ketahanan Pangan (Pertanian/Perkebunan) ¢ Penyebarabn Informasi Penyuluhan REALISASI PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN ? Program Peningkatan Kesejahteraan Petani pada kegiatan Pembinaan Usaha Agribisnis Perdesaan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui Gabungan Kelompoktani (Gapoktan) dari penguatan modal dana BLM Departemen Pertanian sebesar Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) dengan melakukan kegiatan meliputi : a. Tim Tekhnis Pengarah, Tim Teknis Pelaksana Kabupaten dan Tim Teknis Kecamatan Peningkatan Koordinasi dan evaluasi pencairan bantuan penguatan modal serta pelaksanaan kegiatan PUAP dilapangan. b. Pendampingan Gapoktan oleh Penyuluh Pendamping dalam Perencanaan, Dinamika Kelompok, keadministrasian dan evaluasi kegiatan/usaha yang dikembangkan. c. Sosialisasi Program PUAP yang diikuti oleh Badan/Dinas Terkait, Camat, Kepala Desa, Penyuluh Pendamping, Mantri Tani dan Gapoktan calon penerima penguatan modal agar lebih memahami pola managemen PUAP. d. Rapat koordinasi Tingkat Kabupaten dan Kecamatan, diiukuti oleh Tim Teknis Kabupaten dan Kecamatan, Penyuluh Pendamping serta undangan lainnya dimaksudkan agar lebih menajamkan pelaksanaan PUAP di lapangan serta mengevaluasi dan memecahkan permasalahan dilapangan sehingga mampu mengeliminir permasalah di tingkat lapangan sehingga diharapkan tidak akan mencuat keluar. e. Pertemuan Evaluasi yang dihadiri Tim Teknis tingkat Kabupaten dan Kecamatan, Penyuluh Pendamping dan pengurus Gapoktan Tahun 2008 dan 2009 adalah untuk mensinkronisasikan kegiatan terdahulu sebagai bentuk pengevaluasian dan pembelajaran kegiatan PUAP kedepan. f. Study Banding dilaksanakan di BMT MMU Sidogiri Pasuruan diikuti oleh Pendamping Gapoktan dan Pengurus Gapoktan tahun 2008 dan 2009 dalam rangka untuk belajar dan menggali potensi yang ada untuk dfi kembangkan di Gapoktannya masing-masing. g. Supervisi Monitoring dan evaluasi dilaksanakan oleh Tim Teknis Pelaksana tingkat Kabupaten untuk mengwetahui perkembangan Gapoktan penerima PUAP. Sumber dana kegiatan : Program Peningkatan Kesejahteraan Petani Berasal dari : APBD Kabupaten yang telah dilakukan revisi pada PAK sebesar Rp. 199.998.000,- karena adanya perubahan dari penerima penguatan modal PUAP dari Departemen Pertanian dari awal rencana penerima 35 desa/Gapoktan menjadi 16 desa/Gapoktan. Setiap Desa/Gapoktan mendapat penguatan modal dari APBN melalui Departemen Pertanian sebesar Rp. 100.000.000,- langsung diterimakan Gapoktan melalui rekening kelompok, sehingga total yang diterimakan untuk Kabupaten Situbondo penguatan modal sebesar 16 gapoktan X Rp. 100.000.000,- = Rp. 1.600.000.000,- (Satu milyard enam ratus ribu rupiah) Realisasi Keuanganj sebesar Rp. 128.982.000,- Realisasi pelaksanaannya mencapai 100 % Output : ¢ Tersosialisasinya program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) di tingkat pelaksana ¢ Terkoordinirnya kegiatan PUAP baik ditingkat Kabupaten, Kecamatan maupun di tingkat Gapoktan yang sinergis. ¢ Terlaksanaanya fasilitas penguatan kapasitas dan kemampuan sumberdaya manusia pengelola Gapoktan dan Penyuluh pendamping Outcome : ¢ Program kebijakan PUAP baik secara administrasi maupun teknis dapat dipahami oleh beberapa pihat terkait baik ditingkat Kabupaten, kecamatan maupun pengelolah Gapoktan serta Pendampingnya ¢ Dipahaminya tugas dan fungsi masing-masing Tim Teknis, Penyuluh pendamping dan Pengelolah Gapoktan sesuai dengan aturan yang sudah ada. ¢ Meningkatnya kemampuan Gapoktan dalam memfasilitasi dan mengelola bantuan modal usaha untuk petani anggota baik pemilik, petani penmggarap, buruh tani maupun ruma tangga tani. ? Program Peningkatan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan pada kegiatan Kegiatan Penyuluhan Penerapan Teknologi Pertanian/Perkebunan Tepat Guna diarahkan agar Petani atau kelompok tani dan Penyuluh Pertanian dapat mengikuti perkembangan teknologi yang semakin berkembang, sehingga petani tidak ketinggalan dalam melakukan usaha agribisnisnya, dengan melakukan kegiatan sebagai berikut : a. Temu Teknis diikuti oleh Penyuluh Pertanian dan Petani atau kelompok Tani untuk menerima informasi kebijakan Pemerintah dalam Pembangunan Pertanian dan perkembangan teknologi pertanian yang ada. b. Temu Usaha diikuti oleh Pelaku usaha pertanian untuk memadukan perkembangan usaha dengan mendatangkan Pabrik Pakan PT. Phokpan Indonesia sebagai pemasok Jagung mengingat Kabupaten Situbondo penghasil Jagung yang sangat potensial. c. Asah Trampil Petani dengan 2 katagori, yaitu KELOMPOK TANI DEWASA dan KELOMPOK WANITA TANI. Sebagai upaya untuk memotivasi diri dan mengukur kemampuan kelompok tani, dalam asah trampil ini pemenangnya : Katagori Kelompok Tani Dewasa Juara 1 : Kelompok Tani perwakilan BPP Kapongan Juara 2 : Kelompok Tani perwakilan BPP Demung Juara 3 : Kelompok Tani perwakilan BPP Panarukan