Pemberian kapur dolomit pada tanaman padi bermanfaat utama untuk meningkatkan pH tanah yang masam, sehingga kondisi tanah menjadi lebih sesuai bagi pertumbuhan padi. Pada tanah sawah yang terlalu asam,ketersediaan unsur hara penting seperti fosfor sering terikat dan tidak dapat diserap tanaman secara optimal.Dengan aplikasi dolomit,reaksi tanah menjadi lebih netral sehingga unsur hara lebih tersedia dan efisiensi pemupukan meningkat
Selain memperbaiki pH,kapur dolomit juga berfungsi sebagai sumber unsur hara kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) yang dibutuhkan tanaman padi.Kalsium berperan dalam memperkuat dinding sel tanaman dan menunjang pertumbuhan akar,sedangkan magnesium merupakan unsur penyusun klorofil yang berpengaruh langsung terhadap proses fotosintesis. Kecukupan Ca dan Mg membantu tanaman tumbuh lebih sehat dan vigor
Manfaat lainnya adalah menekan keracunan unsur berbahaya seperti aluminium (Al) dan besi (Fe) yang sering mucul pada tanah masam dan tergenang.Keracunan Al dan Fe dapat menghambat pertumbuhan akar serta menyebabkan daun menguning. Pemberian dolomit mampu menurunkan kelarutan unsur unsur tersebut sehingga lingkungan perakaran menjadi lebih aman bagi tanaman padi
Dengan kondisi tanah yang lebih baik,penggunaan kapur dolomit secara tidak langsung meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah dan memperbaiki struktur tanah sawah. Tanah menjadi lebih gembur,perakaran berkembang lebih optimal,dan penyerapan air serta hara meningkat.Dampak akhirnya adalah pertumbuhan tanaman yang lebih seragam,ketahanan tanaman yang lebih baik, dan potensi hasil padi yang lebih tinggi