MANFAAT PUPUK SILIKA UNTUK BUDIDAYA TANAMAN KEDELAI
PENDAHULUAN Peningkatan produksi dan produktivitas kedelei di Indonesia dan antisipasi (el Nino) pertumbuhan iklim di Indonesia perlu adanya inovasi teknologi dalam Budidaya salah satu melalui pemanfaatan silika. Pupuk silika memiliki manfaat meningkatkan produksi dan ketahanan kedelai terhadap cekaman biotik ataupun abiotic. Silika merupakan mineral penyusunan tanah terbesar (-60%) dalam bentuk amorph SIO2 yang tidak tersedia bagi tanaman. Silika secara alami berada dalam bentuk bio aktif berupa monosilicic acid yang dapat diserap oleh tanaman jumlahnya sangat kecil (1-5 %). Silika merupakan mineral yang memeiliki kemampuan absorbasi sehingga mampu menyerap logam berat yang meracuni tanaman. Seperti alumunium, besi, timbal cadmium, sehingga dapat digunakan untuk remediasi dan ameliorasi tanah. MANFAAT SILIKA Tanaman kedele yang menggunakan pupuk silika lebih adapatif dan tahan terhadap kekeringan, organisme penggagu tanaman (OPT) dan meningkatkan pefermo tanaman apabila dibandingkan dengan tanaman yang tidak dipupuk dengan silika Meningkatkan pefermoa tanaman serta peningkatan produksi sebesar 2-5% KARAKTERISTIK Silika bukan termasuk unsur hara esensial pertumbuhan dan perkembangan tanaman, namun silika dapat dikatakan sebagai mineral yang bermanfaat krena berperan dalam beberapa mekanisme fisiologis dan pertumbuhan tanaman. FUNGSI DAN KEGUNAAN Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman biotik dan abioti Berperan dalam penebalan dinding sel sehingga batang menjadi kokoh dan tidak mudah rebah Meningkatkan ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit Meningkatkan aktifitas bakteri pengikat N2 fiksasi nitrogen,nadulasi pertumbuhan akar, sintesis asam amino dan protein. Silika juga berperan dalam memeperbaiki sifat fisik tanah dan kimia tanah melalui stabilisasi fase liat dan formasi komplek anorganik dan organic tanah, meningkatkan mobilitas ion posfat, kalsium dan kalium REKOMENDASI APLIKASI Rekomndasi aplikasi pupuk silika padat berkisar 150-200 kg SIO2/ha yang diaplikasikan dengan cara ditabur secara langsung ke tana. Untuk aplikasi ke tanaman sebagai pupuk daun, rekomendasi sebesar 3 – 10 l/ha atau dalam bentuk tepung (powder) sebanyak 250 – 1000 g/ha SYARAT TUMBUH KEDELE Suhu udara 25o C Kebutuhan air 40 -700 mm/musim Tekstur tanah untuk kedele tumbuh termasuk jenis tanah berteksut berat-ringan pH tanah 5,2 – 8,2 (pH optimal 5,5 – 7,5) Penyusun : Dede Rohayana Penyuluh Pertanian Ahli BPSIP Lampung Referensi : Direktorat Aneka Kacang dan Umbi