Loading...

Manfaat Sertifikasi ISPO bagi Petani Kelapa Sawit Swadaya

Manfaat Sertifikasi ISPO bagi Petani Kelapa Sawit Swadaya
Kebijakan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia /Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO) adalah suatu kebijakan yang diambil oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar dunia dan ikut berpartisipasi dalam rangka mengurangi emisi gas rumah kaca serta memberi perhatian terhadap masalah lingkungan. Tujuan ISPO adalah untuk meningkatkan kepedulian pentingnya memproduksi kelapa sawit berkelanjutan, meningkatkan tingkat kompetisi minyak kelapa sawit Indonesia di pasar dunia, dan mendukung komitmen Indonesia dalam pelestarian sumber daya alam dan lingkungan. ISPO dikembangkan oleh Pemerintah Indonesia dan dilaksanakan melalui Kementerian Pertanian dalam upaya menjadikan Usaha Perkebunan Kelapa Sawit yang layak ekonomi, layak sosial budaya dan ramah lingkungan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan meningkatkan daya saing produk kelapa sawit industri untuk pasar internasional. Sertifikasi ISPO Sertifikasi ISPO adalah rangkaian kegiatan penilaian kesesuaian terhadap Usaha Perkebunan Kelapa Sawit yang berkaitan dengan pemberian jaminan tertulis bahwa produk dan/atau tata kelola Perkebunan Kelapa Sawit telah memenuhi prinsip dan kriteria ISPO. Sertifikasi ISPO tersebut akan diwajibkan bagi semua Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit mulai bulan November 2025. Dengan sertifikasi ISPO maka perusahaan sawit dapat menunjukkan komitmen pemenuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta turut meningkatkan keberterimaan dan daya saing Produk dan turunan Minyak Kelapa Sawit Indonesia di pasar nasional dan internasional, dan meningkatkan upaya percepatan penurunan emisi gas rumah kaca. Sertifikasi ISPO kepada perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit berbeda dengan sertifikasi kepada pekebun kelapa sawit swadaya. Sertifikasi ISPO kepada Perusahaan Perkebunan dilakukan dengan menerapkan 7 prinsip, yaitu: 1.) Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan; 2). Penerapan praktik perkebunan yang baik. 3). Pengelolaan lingkungan hidup, sumber daya alam, dan keanekaragaman hayati; 4). Tanggung jawab ketenagakerjaan; 5). Tanggung jawab sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 6). Penerapan transparansi; dan 7). Peningkatan usaha secara berkelanjutan. Sedangkan Sertifikasi ISPO kepada Pekebun, dilakukan dengan menerapkan 5 prinsip, yaitu: 1). Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan; 2). Penerapan praktik perkebunan yang baik; 3). Pengelolaan lingkungan hidup, sumber daya alam, dan keanekaragaman hayati; 4. Penerapan transparansi; dan 5. Peningkatan usaha secara berkelanjutan. Sertifikat ISPO berlaku selama 5 tahun. Keuntungan sertifikasi ISPO bagi petani kelapa sawit Petani kelapa sawit swadaya yang belum bergabung ke dalam kelembagaan ekonomi petani, pada umumnya mereka menjual kelapa sawit kepada pedagang pengumpul, karena belum bermitra dengan pabrik kelapa sawit. Beberapa permasalahan yang dihadapi petani kelapa sawit swadaya sebenarnya sebagian besar diakibatkan tidak berfungsinya kelembagaan ekonomi petani (Gapoktan dan Kelompoktani) sehingga berdampak pada rendahnya daya saing dan efisiensi usaha. Melalui sertifikasi ISPO, petani swadaya diwajibkan tergabung kedalam kelompoktani dan Gapoktan. Dalam program ini kelompoktani berfungsi sebagai wahana belajar dan wahana kerjasama baik dalam pemasaran, penyediaan sarana produksi, pemeliharaan jalan produksi maupun usaha pelestarian lingkungan. Dengan sertifikasi ISPO beberapa manfaat yang diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh petani diantaranya adalah meningkatnya harga jual TBS kelapa sawit sebagai akumulasi dari beberapa hal yaitu meningkatnya kualitas TBS petani, berkurangnya rantai pemasaran TBS, dan meningkatnya kualitas jalan produksi yang berdampak pada penurunan biaya transportasi. (Sri Wijiastuti, Penyuluh Pertanian pada Pusat Penyuluhan Pertanian). Sumber: Media Indonesia, Sabtu 22 Januari 2011 (https://disbun.kaltimprov.go.id/artikel/standar-kelapa-sawit-indonesia-diuji-coba-tahun-ini ) https://cdn.intelligencebank.com/au/share/lXEG/w8jjn/n8Xzz/original/Persyaratan+Spesifik+Skema+Sertifikasi+ISPO http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/88753/PENGARUH-SERTIFIKASI-ISPO-Indonesian-Sustainable-Palm-Oil-TERHADAP-PENINGKATAN-PENDAPATAN-PETANI-KELAPA-SAWIT-SWADAY