Loading...

MANFAATKAN DAUN GAMAL UNTUK MENGOBATI PENYAKIT SCABIES (KUDIS) KAMBING

MANFAATKAN DAUN GAMAL UNTUK MENGOBATI  PENYAKIT SCABIES (KUDIS) KAMBING
MANFAATKAN DAUN GAMAL UNTUK MENGOBATI PENYAKIT SCABIES (KUDIS) KAMBING Penyakit skabies/kudis disebabkan oleh Sarcoptes scabei, Psoroptes communis var. Osis, Chorioptes ovis. Skabies adalah penyakit kulit yang banyak menjangkit ternak, khususnya kambing dan sapi, bahkan juga bisa menyerang manusia. Penularannya dapat terjadi melalui kontak langsung antara hewan penderita dengan hewan lain atau manusia, dapat juga melalui kontak tidak langsung yaitu melalui peralatan yang terkontaminasi. Serangan skabies disebabkan oleh infeksi tungau ke jaringan kulit yang mencapai epidermis biasanya menyebabkan gatal-gatal hebat. Penyakit skabies merupakan ancaman yang harus diwaspadai peternak karena bisa menimbulkan masalah dan kerugian yang besar. Kerugian bisa timbul bila kambing mati, menurun daya produksinya, dan rendah mutu daging, susu maupun kulitnya. Serangan penyakit bisa menimbulkan masalah berkepanjangan, seperti menghambat pertumbuhan ternak dan mengurangi pendapatan dan keuntungan. Kambing yang terjangkit skabies bisa menularkan penyakit kepada ternak lain yang sehat. Padahal penanggulangan skabies memerlukan pengobatan yang berulang.Salah satu tanaman yang mempunyai potensi sebagai obat skabies adalah gamal (Gliricidia sepium). Gamal merupakan tanaman pelindung yang daunnya bisa diberikan sebagai hijauan pakan ternak ruminansia karena memiliki nilai nutrisi yang tinggi (kandungan protein 18-30%) dan kecernaan tinggi (70%). Disamping itu daun gamal juga mempunyai bahan aktif kumarin (insektisida, rodensida dan bakterisida). Hasil penelitian yang dilakukan Balivet Bogor menunjukkan bahwa ekstrak minyak kelapa sawit daun gamal 50% dapat menyembuhkan skabies hingga 100% dengan 2 kali pengobatan dengan jarak waktu 1 minggu.Daun gamal yang digunakan pada pembuatan ekstrak ini dipilih daun tua tetapi masih lunak dari pohon gamal berumur lebih dari 6 bulan. Semakin tinggi kadar kumarin dalam daun gamal semakin baik efeknya sebagai obat skabies. Cara mudah untuk mengetahui daun dengan kumarin tinggi biasanya baunya lebih menyengat. Adapun pembuatan ekstrak ini adalah dengan cara: 100 gram daun gamal yang telah dicincang halus dan dididihkan dalam 200 ml minyak kelapa sawit sampai mendidih selama 1 jam, kemudian suhu sedikit diturunkan (tidak mendidih) selama 1 jam (total rebus selama 2 jam). Hasil ekstrak tersebut kemudian diangkat dan disaring dengan kain sambil diperas sampai minyaknya tersaring sempurna. Hasil saringan dimasukkan ke dalam botol bewarna gelap dan jangan terkena sinar matahari sampai siap dilakukan pengobatan. Ekstrak ini bisa disimpan pada suhu ruang sampai 1 minggu, jika disimpan pada lemari es bisa bertahan sampai 6 bulan.Pemberian ekstrak daun gamal dan minyak kelapa sawit pada kambing dilakukan dengan cara mengoleskan ekstrak dengan kuas atau sabut kelapa pada seluruh permukaan kulit kambing yang terkena skabies. Apabila hanya sebagian kecil telinga yang terkena maka obat bisa dioleskan pada telinga saja tetapi apabila skabies telah menyebar pada sebagian badan sebaiknya seluruh tubuh kambing dioles dengan obat karena untuk mencegah perkembangbiakan tungau ke bagian tubuh yang lain. Jika seluruh tubuh kambing harus dioles kira-kira diperlukan 100-200 ml obat tergantung besar kecilnya kambing.Pengobatan dilakukan sebanyak dua kali dengan jarak 1 minggu. Perlu diingat bahwa kambing yang telah diobati sebaiknya dipindahkan ke kandang yang bersih dan bebas skabies /kandang baru yang telah disemprot dengan insektisida sebelum digunakan. PENYULUH PERTANIAN MUDA SAFRINA, S.ST