MEDIA CETAK Kalau anda bergerak di bidang Pendidikan (formal dan non formal), Penyuluhan dan latihan baik sebagai guru, dosen, widyaiswara, penyuluh, Instruktur dan lainnya , istilah Proses Belajar mengajar bukan merupakan hal yang asing. Belajar merupakan proses yang kompleks pada semua orang dan berlangsung seumur hidup, sejak ia masih bayi sampai ke liang lahat. Salah satu pertanda bahwa seorang belajar adalah adanya perubahan tingkah laku dalam dirinya. Perubahan tingkah laku tersebut baik itu perubahan yang bersifat pengetahuan (kognitif), keterampilan (Psikomotorik ) maupun nilai sikap (afektif). Proses belajar mengajar pada hakikatnya merupakan proses komunikasi, yaitu penyampaian pesan . Untuk menyampaikan/menyalurkan pesan diperlukan sesuatu/alat biasa disebut media yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian sasaran didik sedemikian rupa sehingga Proses belajar terjadi (Arief Syaidiman, 2007). Kata Media merupakan bentuk jamak dari medium, yang secara harafiah berarti perantara atau pengantar. Ada juga yang mengatakan media sebagai segala bentuk saluran yang digunakan dalam proses penyampaian informasi (AECT,2007). Sebagai seorang pendidik, perlu memiliki kecakapan untuk menggunakan, membuat dan mengembangkan media pembelajaran . Pengemasan imformasi merupakan hal yang sangat penting didalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan upaya menyampaikan suatu ide, kritikan, himbauan dan sebagainya, khususnya dalam kegiatan penyuluhan pertanian. Kegiatan komunikasi hanya mengandalkan bahasa tertulis atau verbal (audio) saja seringkali mempunyai kelemahan dan sering menimbulkan salah tafsir dan pengertian terutama apabila kegiatan tersebut ditujukan kepada masayrakat awam. Untuk itu informasi yang disalurkan sebaiknya dilengkapi bahasa grafis atau visual yang dapat meningkatkan hampir dua kali lipat kemungkinan informasi/ide yang dapat dipahami dan dimengerti oleh seseorang. Poster dan folder pada dasarnya adalah bentuk gabungan komunikasi tertulis dan komunikasi yang bersihat dua dimensi. Sejalan dengan dengan kemajuan teknologi di bidang fotografi dan komputer telah memungkinkan bahasa grafis dapat ditampilkan dengan cara yang sangat natural atau sesuai dengan kondisi sebenarnya ataupun ditambahkan efek-efek khusus untuk lebih menarik. Pada paper ini mencoba memaparkan tentang batasan, definisi, tahapan perancangan, perancangan dan Produksi/pembuatan. Untuk itu pengetahuan dan keterampilan menggunakan berbagai perangkat keras seperti scaner dan perangkat lunak komputer baik sebagai pengolah gambar maupun program desktop publising menjadi sangat penting.