Loading...

Mengembangkan Jiwa kewirausahaan

Mengembangkan Jiwa kewirausahaan
Perkembangan ekonomi tidak dapat dilepaskan dari peran wirausaha dengan kreativitas dan inovasinya. Masalah pokok adalah bagaimana menumbuhkembangkan wirausaha-wirausaha di masyarakat sehingga percepatan kesejahteraan yang dicapai dalam pembangunan ekonomi dapat terwujud. Tumbuh dan berkembangnya jiwa kewirausahaan merupakan suatu tuntutan di masa kini. Masyarakat tidak akan mampu bersaing dalam bentuk usaha apapun tanpa memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat. Terpuruknya bisnis para petani salah satu penyebabnya yaitu lemahnya jiwa kewirausahaan pada diri petani. Sosok wirausaha sebagai berikut : Wirausaha sebagai seorang figur di bidang usaha, unggul dalam prakarsa untuk mencapai sesuatu. Wirausaha sebagai seseorang yang berani berusaha diatas kaki sendiri/ mandiri (Djuwardi) Wirausaha adalah orang yang memutuskan untuk mengambil alih resiko dalam memperkenalkan produk atau jasa baru, serta menciptakan teknologi baru untuk memajukan perekonomian dan mencapai tujuan (Schumpeter) Wirausaha adalah orang yang mengorganisasi, mengelola serta menanggung resiko atas keputusan bisnisnya (Webster) Wirausaha adalah orang yang imajinatif yang ditandai kemampuannya dalam menetapkan sasaran serta dapat mencapai sasaran itu. Ia juga memiliki kesadaran tinggi untuk menemukan peluang , membuat keputusan dengan menerapkan oinovasi yang memiliki resiko ( Filion). Disimpulkan wirausaha ( entrepreneur) adalah sosok pribadi yang mampu menangkap peluang usaha, berani mengambil resiko dengan menghimpun sumberdaya yang dibutuhkan mencapai tujuan usaha (bisnis) dengan hasil keuntungan. Pembentukan watak kewirausahaan yang perlu dikembangkan adalah kebiasaan cara berpikir, kebiasaan bersikap mental dan kebiasaan berbuat maju (positif), yang akan mendorong dan menjadi sosok manusia unggul yang diteladani dalam kemandirian berpikir positif dan bersikap mental maju. Faktor-faktor pengembangan kewirausahaan meliputi interelasi, interaksi dan interdependensi ( saling berhubungan, saling mempengaruhi dan saling ketergantungan satu dengan yang lain) yang menjadikan seseorang memiliki karakter mandiri dan berani mengambil resiko tampil dalam kegiatan usaha sendiri. Mengenali diri sendiri terhadap kekuatan dan kelemahaan diri dan tekun serta semangat belajar adalah kunci keberhasilan dalam kegiatan kemandirian, termasuk mengembangkan jiwa wirausaha . Ada 4 faktor dominan dalam mengembangkan jiwa wirausaha yaitu :1) ada kemauan atau motivasi kemandirian individu.Motivasi mandiri adalah dorongan kemauan yang kuat, keinginan atau cita-cita seseorang untuk dapat hidup mandiri dalam kegiatan bisnis (usaha mandiri), Faktor kemauan yang selanjutnya disebut faktor sikap mental, yang merupakan fondasi utama pengembangan diri watak wirausaha, harus secara konsisten terekspresikan dalam perilaku dan tindakan kemandirian. Kemauan atau motivasi mandiri seseorang akan tampak pada tindakannya yang selalu tertuju untuk giat dalam usaha (bisnis) maupun kewiraausahaan Dengan kata lain, wirausaha dijadikan cita-cita dan tujuan hidup. 2) memiliki kemampuan atau potensi mandiri yaitu kemampuan intrinsik (bakat atau talenta) yang dimiliki seseorang dalam menangkap peluang atau kesempatan bisnis,3) terdapat peluang atau kesempatan hidup mandiri yaitu sumberdaya yang ada dan diolah dengan kreativitas dan daya inovasi menjadi barang dan jasa yang memilki nilai bisnis, dan 4) sumberdaya yang tersedia. Faktor kemauan dan kemampuan sebagai sumber internal yang dimiliki dan melekat pada diri individu dapat dipandang sebagai faktor utama dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan sesorang. Sedangkan dua faktor lainnya yaitu peluang dan sumberdaya menjadi sumber eksternal, yang juga dapat menjadi sumber internal yang tergali dari daya kemampuan inovasi dan kreasi diri individu. Faktor kemauan, kemampuan, peluang dan sumberdaya adalah faktor-faktor yang saling berkaitan untuk mengembangkan kewirausahaan. Sedang faktor kemauan atau sikap mental merupakan fondasi, kunci pemicu dan pemacu tekad semangat kemandirian. Karasteristik wirausaha dapat dilukiskan sebagai karakter khas, yang dimiliki seseorang yang giat dalam bidang usaha atau bisnis. Seseorang yang memiliki percaya diri yang kuat dan watak yang menonjol akan teguh dalam pendirian, sikap mempertahankan ide atau gagasan yang dimiliki tanpa peduli didukung atau tidak, yakin diri bahwa apa yang di cita-citkan akan dapat diwujudkan. Dapat disimpulkan bahwa orang yang yakin akan dirinya , siap menerima tanggungjawab atas semua perbuatannya , yang bersedia mengambil resiko dan tampil di depan menjadi pemimpin dalam memanaje suatu usaha. Motivasi prestasi wirausaha Wirausahawan berusaha untuk memenuhi apa saja kebutuhan manusia atau orang lain yaitu memenuhi kebutuhan jasmani/ fisik dan kebutuhan rohani/ batin. Ada 3 macam kebutuhan yang menonjol dan mendorong untuk keberhasilan usaha yaitu : motivasi berprestasi, motivasi afiliasi dan motivasi dominasi. 4 kemampuan khas yang dimiliki seorang wirausaha yaitu : 1) kejelian menangkap peluang usaha dan menentukan arah serta tujuan bisnis, 2) kemampuan menggali, menghimpun, menyediakan dan mengelola sumberdaya, sumberdaya manusia, mengelola pasar, mengelola dana, 3) kemampuan mengorganisasi , 4) kemampuan menyusun rencana dan program. Mengembangkan kemampuan wirausaha (potensi mandiri) Kemauan sebagai fondasi utama kewirausahaan, menuntut kesediaan diri untuk membina diri sendiri bermentalitas wirausaha. Untuk mengembangkan kemampuan bisnis wirausaha harus menguasai atau mempunyai ketrampilan kompetensi wirausaha yaitu kemampuan wirausaha dalam pengetahuan, ketrampilan dan ahli serta sikap wirausaha. Untuk mengembangkan kemampuan wirausaha ada 7 kegiatan yaitu : 1) mengenali peluang,2) menghimpun sumberdaya, 3) memproduksi barang dan jasa, 4) memasarkan dan menjual barang/ jasa, 5) membina dan memutuskan hubungan, 6) menjaga kesinambungan kegiatan usaha dan 7) melembagakan serta mengembangkan kegiatan usaha. Mari bersemangat membangun diri untuk hidup mandiri dengan berwirausaha. Penulis : Asia ( Penyuluh BPPSDMP) Sumber : Anton Djuwardi 2010. Membangun Karakter Wirausaha dan Praktek Bisnis di bidang Pangan.