PULAU MERBAU – Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Brigade Pangan Usaha Maju yang diselenggarakan di Desa Batang Meranti, Kecamatan Pulau Merbau, berhasil diselenggarakan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi peserta. Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan keterampilan anggota dalam mengelola usaha pangan secara profesional.
Kegiatan pelatihan intensif ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, dimulai dari tanggal 24 hingga 26 September 2025. Lokasi utama penyelenggaraan Bimtek adalah di Aula Kantor Desa Batang Meranti. Turut hadir dalam acara pembukaan, yaitu Hermanto, S.P selaku Kabid Prasarana, Sarana dan Penyuluh Pertanian (PSPP) - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Meranti, Firdaus, S.Sos (Kepala Desa Batang Meranti), Ali Alatas, S.P (Korluh BPP Pulau Merbau), PPL Pulau Merbau dan tamu undangan lainnya.
Dalam Sambutannya, Kepala Desa Batang Meranti menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak penyelengara bimtek. “Kami Sangat berterima kasih kepada Polbangtan Malang dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melalui BPP Pulau Merbau yang menyelenggarakan Bimtek bagi Brigade Pangan di Desa Kami, Kami yakin bimtek ini sangat bermanfaat untuk peningkatan kapasitas pengurus brigade pangan kedepannya.” Selanjutnya Kabid PSPP DKPP Kep. Meranti menambahkan bahwa dengan adanya kegiatan bimtek ini serta bantuan alsintan yang sudah diterima oleh Brigade Pangan diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi petani milenial untuk kembali ke sektor pertanian, menunjukkan bahwa bertani adalah profesi yang profesional dan menguntungkan.
Peserta dan Materi Pelatihan
Bimtek ini diikuti oleh 15 orang peserta, yang merupakan pengurus dan anggota inti dari Brigade Pangan Usaha Maju. Narasumber yang dihadirkan dalam acara ini merupakan tenaga ahli yang kompeten, yaitu perwakilan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Pulau
Merbau dan juga dari Dinas Pertanian setempat. Materi yang disampaikan berfokus pada teknik manajemen usaha tani, pengelolaan Alsintan, Laporan Keuangan dan strategi pemasaran produk pertanian.
"Antusiasme peserta sangat tinggi selama tiga hari ini. Kami berharap ilmu yang disampaikan, mulai dari teknis penanaman hingga manajemen pascapanen, dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan anggota," ujar salah satu perwakilan narasumber dari Dinas Pertanian. Kelancaran acara ini menandakan komitmen kuat pemerintah daerah dan para petani di Pulau Merbau dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui peningkatan mutu dan efisiensi usaha tani lokal.
Dukungan Alat Modern Dorong Ketahanan Pangan
Sebagai informasi tambahan, Kelompok Brigade Pangan Usaha Maju Desa Batang Meranti juga menerima bantuan berbagai macam Alat mesin pertanian pada tahun 2025. “Bantuan Alsintan ini bukan sekadar bantuan, melainkan investasi serius pemerintah untuk mendorong pertanian yang lebih modern, mandiri, dan berkelanjutan,” tegas Korluh BPP Pulau Merbau.
Alsintan modern seperti traktor, pompa air, dan rice transplanter (alat tanam padi) diharapkan dapat mengatasi masalah keterbatasan tenaga kerja, mempercepat pengolahan lahan yang luas, dan memungkinkan petani mencapai target Indeks Pertanaman (IP) yang lebih tinggi. Hal ini juga diapresiasi oleh manager Brigade Pangan Usaha Maju (Bapak Rudi) yang menyatakan kesiapan mereka untuk mengoptimalkan penggunaan alat-alat tersebut demi suksesnya program swasembada pangan di Kecamatan Pulau Merbau, sekaligus menjadikan Desa Batang Meranti sebagai contoh keberhasilan implementasi program Brigade Pangan di Pulau Merbau. Rudi berharap program ini dapat berjalan maksimal dan berdampak positif bagi pembangunan pertanian diwilayahnya. “Kami semangat, kami minta doa mudah mudahan kami semuanya tetap bisa solid, bisa mewujudkan cita cita Presiden kita. Terima kasih, Terima kasih banyak Pak Menteri” tutupnya.