NGALAP BERKAH mbah JARWO di ERA PAJALE Untuk mendukung program Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedelai (UPSUS PAJALE) banyak sekali usaha-usaha yang ditempuh para petani padi. Salah satunya dapat digunakan sistem tanam Jajar Legowo (JARWO). Kecamatan Kaloran merupakan salah satu sentra padi di Kabupaten Temanggung. Sistem tanam JARWO merupakan andalan Kabupaten Temanggung untuk meningkatkan populasi yang akan berimbas meningkatkan produktivitas tanaman padi. Saat ini penerapan sistem JARWO di Kabupaten Temanggung sudah mulai banyak diterapkan di kalangan petani. Apakah JARWO itu?? JARWO adalah sistem penanaman padi dengan cara mengatur jarak tanam. Penerapan sistem tanam JARWO bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi padi. Penanaman padi dengan sistem JARWO telah terbukti mampu meningkatkan produksi padi dibandingkan dengan penggunaan sistem tradisional. Pada prinsipnya penerapan sistem JARWO adalah memanipulasi lahan yang ada dengan cara mengatur jarak tanam agar mampu menampung populasi tanaman lebih banyak dan memanfaatkan efek tanaman pinggir yang optimal.Apa saja manfaat dan keuntungan sistem tanam JARWO? Keuntungan dan manfaat penanaman dengan sistem JARWO yang dapat diperoleh meliputi berbagai aspek seperti penambahan jumlah populasi, kemudahan perawatan, menekan populasi hama, menghemat biaya pemupukan serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi gabah. Berikut beberapa keuntungan dan manfaat penerapan sistem tanam JARWO :a. Jumlah populasi tanaman meningkatDengan sistem tanam JARWO bisa meningkatkan populasi tanaman padi dan diharapkan jumlah produksi padi juga akan meningkat.b. Memudahkan perawatan dan pemeliharaanPertanaman padi dengan sistem JARWO memiliki banyak baris kosong sehingga akan mempermudah dalam perawatan dan pemeliharaan. Pemupukan, pengontrolan dan penyemprotan bisa dilakukan melalui barisan kosong tersebut sehingga tanaman padi tidak terganggu.c. Menekan serangan hama dan penyakitDengan adanya barisan kosong pada lahan pertanaman, lingkungan relatif terbuka sehingga beberapa hama terutama tikus tidak menyukai tempat tersebut. Sistem JARWO juga bisa mengurangi kelembaban sehingga perkembangan penyakit terutama Blas/Potong leher bisa ditekan.d. Hemat biaya pemupukanPenerapan sistem tanam JARWO dapat menekan serta dapat menghemat penggunaan pupuk, karena penggunaan pupuk dapat terkonsentrasi pada tanaman dalam barisane. Meningkatkan produksi dan kualitas gabahPenerapan sistem JARWO memiliki tanaman pinggir yang lebih banyak. Seperti kita ketahui bahwa tanaman pinggir memiliki kualitas pertumbuhan dan jumlah produksi yang lebih baik. Tanaman yang berada dibarisan pinggir memiliki ruang tumbuh yang lebih leluasa serta memiliki intensitas sinar matahari yang lebih banyak, intensitas sinar matahari mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi padi. Dengan semakin banyaknya tanaman efek pinggir kualitas dan produksi gabah dapat meningkat. Dalam prakteknya ada beberapa jenis atau tipe sistem tanam JARWO yang biasa digunakan oleh para petani padi di Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung adalah tipe 2:1 tipe 3:1 dan tipe 4:1. Berdasarkan Penelitian yang dilakukan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), sistem legowo tipe 4:1 adalah tipe terbaik untuk meningkatkan jumlah produksi gabah. Sedangkan untuk menghasilkan gabah yang berkualitas disarankan untuk menggunakan tipe legowo 2:1. Legowo 2:1 adalah tipe JARWO dimana setiap baris tanaman diselingi oleh satu baris kosong. Jarak tipe tanam legowo 2:1 adalah 20 cm x 10 cm x 40 cm Legowo 4:1 adalah tipe JARWO dimana setiap empat baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong. Tipe ini memiliki dua baris tanaman pinggir dan dua baris tanaman tengah. Jarak tanaman adalh 20 cm x 10 cm x 40 cm. Jarak tanam sistem JARWO bisa dimodifikasi sesuai dengan kondisi lahan serta varietas benih yang digunakan. Atau mempertimbangkan kesuburan lahan yang akan ditanami, untuk lahan yang subur jarak tanam bisa lebih lebar dan untuk lahan yang kurang subur jarak tanam bisa dikurangi. Jarak tana juga disesuaikan dengan jenis atau varietas padi yang digunakan, misalnya untuk jenis tanaman padi yang memiliki penampilan lebat dan tinggi jarak tanam diperlebar, begitupun sebaliknya untuk jenis tanaman padi yang kuarang lebat dan pendek jarak tanam bisa dikurangi. Masih ingin hasil yang BIASA.....??? Jika anda menginginkan hasil yang LUAAARR BIASA.... Mari kita bersama-sama NGALAP BERKAH mbah JARWO DI ERA PAJALE ini. Dengan penggunaan sistem tanam JARWO produksi padi lebih meningkat berarti kita juga mensukseskan Program UPSUS PAJALE. Salam PAJALE!!!! Ika Wijayanto, S.ST - Penyuluh Pertanian PertamaUPT DINTANPANGAN kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung Sumber : http://mitalom.com/upaya-meningkatkan-produksi-padi-dengan-sistem-jajar-legowo/