Varietas padi hibrida DR 2 asal RA0001/RR0057 merupakan hasil dari para ahli peneliti di pusat penelitian tanaman padi, karena berbagai keunggulan yang dimiliki berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 2556 / kpts/ SR. 120/ 7/2010 galur padi hibirda MR 5 dilepas sebagai varietas unggul dengan nama DR 2. Keunggulan Padi Hibrida varietas DR 2 seperti varietas lainnya juga, yang secara bertahap mengalami perbaikan dan keunggulan dari yang sebelumnya. Keunggulan tersebut dalam hal ; produksi tinggi, tahan rebah dan rasa nasi pulen. Secara rinci dekripsi padi Padi Hibrida Varietas DR 2 akan diuraikan di bawah ; Deskripsi Padi Hibrida Varietas DR 2 Asal : RA0001/RR0057 Golongan : Cere Umur Tanaman : ± 116 Hari Bentuk Tanaman : Tegak Tinggi Produktif : ± 119 cm Anakan Produktif : ± 13 Batang Warna kaki : Hijau Warna telinga daun : Tidak berwarna Warna lidah daun : Tidak berwarna Warna daun : Hijau Permukaan daun : Kasar Posisi daun : Tegak Posisi daun bendera : Tegak Warna batang : Hijau Kerebahan : Tahan Kerontokan : Sedang Bentuk gabah : Sedang Warna gabah : Kuning jerami Jumlah gabah per malai : ± 170 butir Rata - rata hasil : 7,7 ton / ha GKG Potensi hasil : 11,3 ton / ha GKG Berat 1000 butir : ± 23,2 gram Tekstur nasi : Pulen Kadar amilosa : ± 24,6 % Ketahanan terhadap hama : Rentan terhadap wereng coklat biotipe 3. Ketahanan terhadap penyakit : Agak rentan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III, rentan terhadap penyakit tungro dan penyakit hawar daun bakteri strain VIII Pemulia : Sudibyo Tri Wahyu Utomo ;Murdhani Direja; Yuni Widyastuti Apri Rumanti. Peneliti : Baehaki SE; Triny S. Kadir ;Suprihatno ; Prihadi Wibowo :; R. Widarto ; Sukarno Rusmarkam ; A.A Kamandalu. Teknisi : Warsidi ; Prima ; Samardi ; Suardi; Abdul Somad; Cecep Suparman; Soewarto Soedirman, Sukirman Pengusul : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi dengan PT. Methalix Life Science. Dari deskripsi Padi Hibrida Varietas DR 2 tersebut di atas terlihat bahwa umur sampai dapat dipanen lebih kurang ± 116 hari, artinya varietas DR 2 dapat dipanen bisa lebih cepat atau lebih lambat dari ± 116 hari tergantung dari kondisi iklim, kesuburan tanah di lapangan dan teknik budidaya yang diterapkan. Produktivitas hasil dapat mencapai 11,3 ton/ha GKG dan rata - rata hasil sebesar 7,7 ton/ha GKG, artinya jika budidaya tanaman Padi Hibrida Varietas DR 2 dikelola dengan baik maka dapat menghasilkan produksi padi sampai sebesar 11,3 ton/ha GKG. Memiliki isi gabah banyak dengan berat 1000 butir butir adalah 23,2 gram, dan mempunyai ukuran malai panjang serata mempunyai tekstur nasil yang pulen. Varietas ini agak rentan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III, dan rentan terhadap wereng coklat biotipe 3, para petani yang mempunyai lahan endemis terhadap wereng coklat, bakteri hawar daun dan tungro sebaiknya jangan menanam varietas DR 2. Petani yang menanam varietas DR 2 sebaiknya mengantisipasi lebih dini serangan wereng coklat dan hawar daun bakteri dengan jalan melakukan pencegahan lebih dini dengan menggunakan pestisida alami atau pestisida organik. Dan sebaiknya petani melakukan pergiliran tanaman padi dengan tanaman palawija seperti jagung kedelai atau tanaman lainnya untuk memutus siklus hama penyakit padi di lapangan. Oleh ; Dr. H. Ibrahim Saragih / Penyuluh pertanian Sumber : SK Menteri Pertanian No 2556/ kpts/ SR.120/7/2010