PANEN KOPI TEPAT WAKTU Pendahuluan Kopi menjadi media unik dalam berkomunikasi dari berbagai kalangan usia, kelompok masyarakat, dan tidak memandang tempat dalam menemani aktivitas. Sehingga petani perlu menjaga kualitas dan mutu agar tetap nikmat bagi para penyuka kopi. Bagaimana menjaga kualitas kopi sangat berkaitan dengan waktu panen kopi. Maret adalah bulan penuh kerja keras yang mana para petani mulai memanen ceri kopi dari kebunnya. Para petani memetik ceri yang siap panen pada pagi dan siang hari. Kemudian pada malam hari mereka melakukan proses pemisahan ceri dan biji kopi lalu mencucinya. Di tahap ini juga ditentukan ceri kopi ini akan lanjut ke proses apa. Mulai dari fully washed, natural, atau semi-washed. Beberapa petani melakukan proses pencucian ini sendiri, ada juga yang langsung mengirim ceri kopinya ke kilang kopi. Kerugiannya adalah mereka akan mendapatkan upah yang lebih rendah meski hal itu tak berlaku di semua daerah di dunia. Masa panen mulai berangsur berakhir pada pertengahan April. Semua ceri kopi harus segera dipanen karena ceri yang tidak dipanen akan membusuk di pohon dan akan menimbulkan hama. Hama tersebut akan memengaruhi kualitas panen di tahun berikutnya. Waktu Panen Kopi. Panen buah kopi yang biasa dilakukan oleh para petani menyesuaikan berbagai macam kondisi pertanaman kopi petani. Beberapa waktu yang tepat dan dapat dilakukan petani dalam pemanenan kopi untuk tetap menjaga kualitas dan mutu hasil panen sebagai berikut: Panen buah kopi pertama umumnya sedikit. Jumlah tersebut meningkat dari tahun ke tahun dan mencapai puncaknya setelah tanaman berumur 7 – 9 tahun. Tanaman kopi berumur 7 – 9 tahun rata-rata produksi 500 – 1.500 kg kopi beras/ha/tahun. Tanaman kopi yang dikelola secara intensif produksinya men-capai 2.000 kg/ha/tahun. Buah kopi mulai masak bulan April/Mei sampai September/Oktober Pada daerah-daerah basah, distribusi panen lebih merata daripada di daerah-daerah kering, sehingga masa panennya lebih panjang (April – Oktober). Rendemen buah kopi, yaitu perbandingan antara berat kopi biji dan berat kopi gelondong berbeda-beda menurut jenis kopinya. Rendemen kopi robusta 22 – 24%, kopi arabika 16 – 18%, dan kopi liberika 10 -12%. Untuk mendapatkan mutu hasil yang tinggi, buah kopi yang dipetik setelah matang yaitu saat kulit buah berwarna merah. Waktu yang dibutuhkan dari terbentuknya kuncup bunga sampai siap dipanen adalah 8 – 11 bulan untuk kopi Robusta dan 6 – 8 bulan untuk kopi Arabika. Beberapa jenis kopi seperti kopi liberika dan kopi yang ditanam pada daerah basah, panen bisa dilakukan sepanjang tahun. Kopi robusta dan kopi yang ditanam pada daerah kering umumnya menghasilkan buah pada musim tertentu sehingga panen dilakukan secara musiman. Musim panen kopi pada bulan Mei/Juni dan berakhir pada bulan Agustus/September. Pemetikan buah kopi Pemetikan pendahuluan. Pemetikan pendahuluan dilakukan pada bulan Februari – Maret untuk memetik buah yang terserang hama bubuk buah. Kopi yang terserang hama bubuk buah berwarna kuning sebelum berumur delapan bulan. Buah kopi dipetik, kemudian langsung direbus dan dijemur untuk diolah secara kering. Petik merah (panen raya). Panen raya dimulai bulan Mei/Juni untuk memetik buah yang sudah berwarna merah. selama 4 – 5 bulan dengan interval 10 – 14 hari. Buah kopi berwarna hijau yang terbawa saat panen harus dipisahkan dari buah berwarna merah. Petik racutan dan lelesan. Petik racutan adalah memanen buah kopi yang berwarna hijau dilakukan bila sisa buah di pohon sekitar 10%. Caranya dengan memetik semua buah yang masih tersisa di pohon baik yang berwarna merah maupun yang berwarna hijau. Setelah dipetik, buah yang berwarna merah dipisahkan dengan buah yang berwarna hijau. Sedangkan lelesan adalah me-ngumpulkan semua buah yang jatuh di sekitar pohon kopi baik buah berwarna merah, berwarna hijau maupun buah yang hampa agar tidak menjadi inang hama bubuk buah Sortasi buah kopi Pisahkan buah kopi dari kotoran, buah yang cacat dan buah berpenyakit. Kemudian pilah buah yang merah dan mulus (buah superior) dari buah yang masih kuning atau hijau (buah inferior). Pemisahan ini nantinya akan menentukan grade kualitas mutu kopi. Buah kopi yang telah disortasi harus segera diolah jangan disimpan terlalu lama. Penundaan pengolahan bisa memicu reaksi kimia yang akan menurunkan mutu kopi. Sumber : Ditulis kembali dari berbagai sumber baik tercetak dan online. Penyusun: Robinson Putra, SP., M.Si (Penyuluh Pertanian BSIP Lampung)