Loading...

PANEN TERONG DAN LABU AIR DI POKTAN GERAK TANI

PANEN TERONG DAN LABU AIR DI POKTAN GERAK TANI
KADUR-Terung merupakan tanaman sayuran dengan sumber kalori terbesar. Terung banyak digemari karena kelezatan serta manfaatnya bagi kesehatan tubuh manusia. Terung banyak mengandung protein, lemak, karbohidrat dan vitamin (Vitamin A, B, dan C), kalsium, fosfor serta zat besi. Terung ungu mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Tanaman terung umumnya memiliki daya adaptasi yang sangat luas, sehingga dapat tumbuh pada hampir semua jenis tanah. Namun, kondisi tanah yang subur dan gembur dengan sistem draenase yang baik, merupakan syarat tumbuh yang ideal bagi pertumbuhan terung. Tingkat kemasaman (pH) tanah yang cocok bagi tanaman terung berkisar antara 5,3-6,0. Namun demikian masih toleran pada pH yang lebih rendah yaitu 5,0. Kisaran pH yang terlalu rendah akan menghambat pertumbuhan tanaman yang akhirnya mengakibatkan rendahnya kualitas dan tingkat produksi tanaman (Samadi, 2001). Tanaman terung dapat tumbuh pada daerah dataran rendah dan dataran tinggi dengan ketinggian tempat 1–1200 m dpl. Tanah yang ideal untuk pertumbuhannya memiliki pH 5-6, tanahnya subur, memiliki aerase dan drainase baik, serta cocok pada tanah lempung berpasir. Suhu udara yang dibutuhkan sekitar 22-300 C (Setyaningrum dan Cahyo, 2012). Hari Selasa (19 November 2024) Kelompok Gerak Tani melakukan panen terong jenis pondoh, terong ini berbentuk bulat dan berwarna putih dengan ukuran agak besar sekitar 200-500 gram perbuah. Tanaman terong ini sudah bisa dipanen dalam waktu tiga bulan. Setiap batang dapat menghasilkan 2 kilogram sampai 2,5 kilogram terung putih. Ini merupakan panen pertama dan kedua dengan jumlah hampir 200 kg dengan lebih kurang 200 batang terong. Harga terong yang tinggi membuat petani semangat untuk menanamnya, karena harga tolak Rp 10.000,- perkg. Dengan perawatan yang ekstra akan menghasilkan panen yang berlimpah. Selain panen terong kelompok gerak tani juga panen labu air. Labu putih atau labu air merupakan buah dari tanaman rambat bernama ilmiah Lagenaria siceraria. Bentuknya lonjong dengan warna kulit hijau terang serta daging buah berwarna putih. Labu air yang telah dimasak biasanya memiliki rasa tawar atau menyerupai mentimun. Labu air adalah bahan pangan rendah kalori dengan nutrisi yang beragam. Seratus gram labu air mengandung 3,8 gram karbohidrat, 0,6 gram protein, serta 0,2 gram lemak. Berkat kandungan airnya yang tinggi, sayuran ini hanya mengandung 19 kalori. Konsumsi labu air memberikan manfaat kalsium, fosfor, natrium, kalium, dan zat besi. Selain itu, labu air juga mengandung vitamin A, B1, B2, B3, serta C. Vitamin C pada 100 gram labu air bahkan sudah memenuhi 10 persen kebutuhan harian. Panen labu air perdana Poktan Gerak Tani sekitar 50 kg dengan harga jual Rp 5.000,- /kg.