Loading...

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN P3TIP PROVINSI NTT PANEN HASIL KAJI TINDAK BPP KINBANA KEC. TASIFETO BARAT KAB. BELU

PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN P3TIP PROVINSI NTT PANEN HASIL KAJI TINDAK BPP KINBANA KEC. TASIFETO BARAT KAB. BELU
Sebagai upaya peningkatan kapasitas dan kapabilitas penyuluh, maka Program Pemberdayaan Petani Melalui Teknologi dan Informasi Pertanian (P3TIP/FEATI) melkasanakan kegiatan Kaji Tindak pada BPP yang terintervensi program P3TIP. Di Kabupaten Belu terdapat 9 BPP yang melaksanakan Kaji Tindak, salah satunya BPP Kinbana Kec. Tasifeto Barat. Pada BPP Kinbana di laksankan kegiatan budidaya padi sawah dengan teknologi pemupukan berimbang dan system tanam jajar legowo 4:1. Dari hasil kajian di peroleh produktivitas padi hasil ubinan sebesar 4,8 ton/ha. Hal tersebut menjadi suatu kajian yang perlu di pelajari oleh penyuluh, dikarenakan potensi hasil yang diharapkan sebesar 8,0 ton/ha. Setelah dikaji diperoleh beberapa factor penyebab masih rendahnya produktivitas padi yaitu : 1.Pada saat awal pembibitan, daerah pembibitan terairi air yang mengandung herbisida sehingga bibit yang tumbuh menjadi kurang baik. 2.Pada saat pertumbuhan anakan, terjadi luapan banjir yang membawa lumpur hingga menggenangi tanaman padi sehinga anakan yang diharapkan tumbuh menjadi terhambat/sedikit Pada kesempatan pemanenan padi, hadir pula Pejabat Pembuat Komitmen P3TIP Provinsi NTT, Nikson Balukh, SP, MSi. Dalam kesempatan tersebut, PPK P3TIP Prov. NTT menegaskan pentingnya penyuluh memperhatikan proses pelaksanaan kaji tindak sehingga harapan adanya peningkatan kapasitas dan kapabilitas penyuluh bisa tercapai. Lebih lanjut dikatakan, lewat kaji tindak diharapkan penyuluh dapat membuat tulisan/karya ilmiah yang spesifik lokasi serta bisa dipublikasikan lewat berbagai media terutama internet/cyber extension. ( Ary Lobo, Penyuluh Pertanian Kab. Belu)