Loading...

pelaksanaan kaji terap KAB. TAKALAR

pelaksanaan kaji terap KAB. TAKALAR
Beberapa waktu terakhir ini, kita disuguhi informasi yang sangat mengejutkan, ditengah banyaknya kasus gizi buruk yang menimpa masyarakat, Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian merasa optimis akan kemampuan negara kita untuk mencapai swasembada pangan dengan target produksi beras sebesar 61 juta ton pada tahun 2008. Dengan tingkat produksi beras sebesar 61 juta ton, maka impor beras Indonesia yang rata-rata dibawah 500 ribu ton per tahun yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir segera dapat diakhiri. Tingkat produksi sebesar ini juga akan mengembalikan Indonesia pada keberhasilan swasembada beras sebagai mana yang dicapai ditahun 1972 yang lalu. Olehnya itu, kebijakan pangan nasional harus tetap mengacu pada konsep ketahanan pangan (food security). Sebagaimana diatur dalam undang-undang No. 7 tahun 2006 tentang pangan. Konsep ketahanan pangan yang dimaksud dalam undang-undang tersebut, menurut Khudary (2008) adalah kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangan warganya, kondisi terpenuhinya pangan ditingkat rumah tangga tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata dan terjangkau. Sehubungan dengan hal tersebut maka Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kab. Takalar telah melaksanakan pelatihan Kaji Terap Teknologi Pertanian. Teknologi yang telah dilaksanakan adalah Kaji Terap Padi varietas Impari 3, Impari 4, Impari 6 dan Impari 7 yang meliputi system Cara Tanam Legowo dengan pengkajian dan penerapan teknologi agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha tani (petani) sehingga produktivitas padi baik dari segi jumlah (kuantitas) maupun mutu (kualitas) dapat ditingkatkan. NAMA KEGIATAN Pelatihan Kaji Terap Adaptasi padi varietas Impari 3, Impari 4, Impari 6 dan Impari 7 dengan system cara tanam legowo. II. DASAR PELAKSANAAN a. Surat Keputusan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Kab. Takalar b. Dasar Kegiatan Pembiayaan yang bersumber dari anggaran pembinaan dan penyelenggaraan penyuluhan pertanian pada BPP Model Kec. Polombangkeng Utara Kab. Takalar TUJUAN c. Meningkatkan/mengembangkan wawasan pengembangan Padi varietas Impari 3, Impari 4, Impari 6 dan Impari 7 dan tanam legowo pada petani. d. Menerapkan Kaji Terap Adaptasi Padi varietas Impari 3, Impari 4, Impari 6 dan Impari 7 dan Varietas Unggul Baru (VUB). e. Mengetahui potensi produksi Padi varietas Impari 3, Impari 4, Impari 6 dan Impari 7 musim tanam Gadu 2008. VOLUME, WAKTU DAN TEMPAT a. Jumlah peserta sebanyak 10 orang petani maju. b. Pelaksanaan, tanggal 29 Juli 2010. c. Tempat, di ruang pertemuan Kantor BPPK Kecamatan Polut dan lokasi praktek di lahan BPPK Polut. PEMBIAYAAN Bersumber dari anggaran pembinaan dan penyelenggaraan penyuluhan pertanian pada Program Peningkatan Kesejahteraan Petani dan Penyuluh Pertanian Tahun Anggaran 2010. HASIL YANG DICAPAI a. Dapat melihat dan melakukan sendiri sistem tanam legowo dengan menggunakan Varietas Impari 3, Impari 4, Impari 6 dan Impari 7. b. Dapat melihat perkembangan uji 4 varietas dengan perlakuan yang sama. c. Dapat mengetahui potensi produksi Varietas Impari 3, Impari 4, Impari 6 dan Impari 7 maupun Varietas Unggul Baru (VUB). Uni Bidang Pelaksana penyuluhan BKPPP Kab. Takalar,Sulsel