Desa Gemalasari terletak disalah satu desa di kecamatan Rangsang memiliki potensi perkebunan kelapa yang sangat luas kurang lebih sekitar 500 ha dan memiliki Lahan hortikltura sekitar 20 ha, yang berada dilahan gambut dimana lahan gambut termasuk salah satu lahan marjinal yang mempunyai banyak masalah seperti rendahnya pH, lahan yang agak berawa tetapi ini semua bukan menjadi halangan petani untuk mengelola lahan marjinal ini justru menjadi anugrah jika dikelola dengan baik, mengingat lahan gambut memiliki banyak bahan organik dari sisa-sisa pelapukan tumbuhan dan hewan.
Penyuluh pertanian Di BPP rangsang mulai rutin terus melakukan kegiatan penyuluhan melalui pelatihan-pelatihan, sekolah lapang dan lain sebagainya untuk memberikan informasi serta wawasan tentang tindakan agronomi dan pengelolaan lahan marjinal tanah gambut menjadi lahan yang lebih subur untuk kegiatan budiaya kelapa ataupun tanaman hortikultura di Kecamatan Rangsanag pada umunya dan khususya di Desa Gemalasari. Dalam ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat yaitu hilirisasi kelapa dalam dan ketahanan pangan untuk masyarakat, agar program ini terwujud di desa di kecamatan rangsang.
Setelah dilakukan berbagai kegiatan temu lapang pelatihan petani, peraktek langsung ini telah menunjukkan hasil yang berdampak terhadap masyarakat petani karena mereka mulai mengetahui apa itu bibit kelapa unggul? PPL memberikan pengalaman maupun pengetahuan tentang pengenalan bibit kelapa Dalam, kelapa hibrida, kelapa lokal unggul dll untuk bisa ditanam di kecamatan Rangsang. Dan juga pengelolaan lahan marjinal tanah gambut dengan peningkatan pH tanah, pemberian bahan organik kohe ayam fermentasi, pupuk kompos untuk menyuburkan tanah dan akhirnya mereka bisa mengetahui apa itu sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Serta pengenalan unsur hara makro dan mikro bagi tananaman.
Kegiatan ini ini dilakukan dipagi hari dan turut mengundang pemerintah kecamatan rangsang melalui Sekcam dan kasi serta staf agar tercapainya program Bersama dan tujuan Bersama untuk meningkatkan hasil pertanian bagi petani, ketahan pangan bagi masyarakat. Sehingga terciptanya koordinasi antar Lembaga pemerintah kelompok tani PPL dan pemerintah desa gemalasari. Melakukan diskusi tanya jawab masukkan saran atas program serta pelatihan dan adanya evaluasi terhadap apa yang telah kami lakukan ditahun sebelumnya . dengan Langkah Bersama ahirnya didapatkan beberapa program penting tentang manajemen perawatan intensifikasi kelapa yang telah digarap sebelumnya oleh kelompok tani seluas 150 ha. Pisang 5 ha. Serta tanaman cabe setengah ha.
Pelatihan memberikan informasi, inovasi kepada petani untuk menerapkan hal-hal baru yang sangat bermanfaat bagi keberlangsungan kegiatan pertanin dipadukan dengan teknologi serta kearifan lokal sehingga tata Kelola lahan dan tanaman menjadi lebih baik lagi. Tujuan akhir yaitu petani bisa menyerap informasi inovasi dan pemahaman petani sehingga tahu manajemen pengelolaan tanah untuk pupuk dasar sampai kekebutuhan hara makro mikro tanaman. Dasar- dasar materi yang diberikan bisa sampai dan bisa diterpkan dengan baikuntuk hasil yang maksimal.