Loading...

PEMANFAATAN BAHAN ORGANIK MENJADI PUPUK BOKASHI CAIR

PEMANFAATAN BAHAN ORGANIK MENJADI PUPUK BOKASHI CAIR
Bokashi berasal dari bahasa Jepang yang artinya bahan organik yang telah difermentasikan. Bokashi merupakan hasil proses fermentasi bahan organik seperti jerami, sampah organik, pupuk kandang dan sebagainya dengan EM4. EM4 mengandung mikroorganisme menguntungkan yang dapat memfermentasi bahan organik menjadi senyawa organik yang mudah diserap oleh akar tanaman. Manfaatmenyuburkan tanah, meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman.Bokashi juga dapat meningkatkan ketersediaan nutrisi tanaman dan mengurangi kebutuhan pupuk dan pestisida kimia. Bokashi sangat berguna bagi petani sebagai sumber pupuk organik yang siap pakai dalam waktu singkat karena dapat dibuat dalam beberapa hari dan bisa langsung digunakan sebagai pupuk organik dengan biaya yang cukup murah. Uraian Jenis SatuanAlat Drum 1 (ukuran 250 liter) Pengaduk 1 buah Cangkul 1 buah Karung goni/ Kertas koran SecukupnyaBahan Kotoran hewan 30 Kg Gula pasir/ merah 250 Gr EM4 1 liter Air 200 liter/ secukupnya Cara pembuatan Buat terlebih dahulu larutan molase sebanyak 1 liter dengan cara mencampurkan gula putih/gula merah sebanyak 250 gr dengan air sebanyak 1 liter.· Isi drum berukuran 250 liter dengan air setengahnya· Masukkan 1 liter molase dan 1 liter EM4 ke dalam drum, aduk perlahan-lahan hingga rata.· Masukkan kotoran hewan, aduk perlahan sampai rata· Tambahkan air sampai drum penuh, aduk sampai rata.· Tutup pakai karung goni atau kertas koran · Aduk perlahan-lahan setiap pagi selama 4 hari kemudian tutup kembali.· Pupuk bokashi cair siap digunakan setelah 4 hari Cara Penggunaan Bokashi CairUntuk 1 liter pupuk bokashi cair dicampur dengan 5-10 liter air. Dosis penggunaan pupuk bokashi cair setelah diencerkan :· Untuk tanaman sayuran : 250 ml/ tanaman, setiap 1 minggu sekali· Untuk tanaman buah : 5-10 liter/ tanaman, setiap 1 minggu sekali Keuntungan Menggunakan Pupuk Bokashi Cair· Meningkatkan kualitas tanah yang rusak akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan.· Meningkatkan kualitas hasil tanaman.· Menghemat biaya pemupukan sehingga memperoleh keuntungan yang besar.· Jika di produksi dalam jumlah banyak tidak hanya untuk kebutuhan sendiri, melaikan bisa dijual secara komersial sehingga bisa menambah pendapatan bagi petani. ( Heryana Irawan / NIP. 198803032017061002 )PPL WKPP JATIRAGAS KEC.JATISARI KAB.KARAWANG