Loading...

Pemanfaatan Lahan di Sela-Sela Tanaman Sawit

Pemanfaatan Lahan di Sela-Sela Tanaman Sawit

Pemanfaatan lahan disela-sela tanaman sawit dapat dilakukan dengan sistem tumpang sari yaitu penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam satu lahan waktu yang bersamaan atau hampir bersamaan. Tumpang sari menjadi strategi penting bagi petani dalam mengoptimalkan lahan Perkebunan kelapa sawit, terutama untuk mengatasi area lahan yang belum produktif atau sedang dalam tahap pertumbuhan.

Kelompok tani Berkah Desa Pelantai memanfaatkan sela-sela tanaman sawit tersebut dengan menanam tanaman sayur-sayuran seperti kangkung, kacang panjang, bayam, mentimun dan tanaman herbal/rempah lainnya. Tumbuhan itu dapat tumbuh subur salama matahari masih mencapai tanah. Hasil tanaman sela ini, dijual ke pasar dan pedagang atau kedai-kedai yang ada di Desa Pelantai dan sekitarnya. Tumpang sari bukan hanya dapat menambah penghasilan petani, tetapi juga dapat menjaga kondisi lahan tetap subur (menjaga kelembaban tanah), dapat membantu menekan pertumbuhan gulma, dan bisa membantu pengendalian hama secara alami.

Meskipun menjanjikan, penerapan tumpang sari perlu perencanaan yang baik. Pemilihan jenis tanaman harus disesuaikan dengan umur sawit, intensitas cahaya, dan ketersediaan air. Sehingga diharapkan sistem ini menjadi solusi nyata untuk masa depan pertanian yang ramah lingkungan dan lahan pertanian yang produktif.