Loading...

PEMANFAATAN UMBI GADUNG SEBAGAI PENGENDALI TIKUS RAMAH LINGKUNGAN

PEMANFAATAN UMBI GADUNG SEBAGAI PENGENDALI TIKUS RAMAH LINGKUNGAN

Hama tikus adalah salah satu hama utama pada tanaman padi sawah. Serangan tikus sangat merugikan karena menyerang semua fase, dari semai hingga panen, menyebabkan kehilangan hasil 20-50%, terutama parah saat fase generatif (berbunga/mengisi gabah) karena tanaman tidak bisa membentuk anakan baru. Racun kimia seringkali menjadi pilihan petani dalam mengatasi serangan tikus ini. Pengendalian tikus menggunakan  racun kimia memang efektif, namun beresiko terhadap lingkungan, ternak dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya dengan memanfaatkan umbi gadung.

Mengenal Umbi Gadung

Umbi gadung (Dioscorea hispida) merupakan tanaman umbi-umbian yang banyak tumbuh liar di hutan, kebun, maupun pekarangan. Umbi gadung mengandung bahan aktif diosgenin (sebagai antifertilitas), dioscorine (racun penyebab kejang), dan dioscin (menyebabkan gangguan syaraf), yang menyebabkan kelumpuhan sistem saraf pusat dan akhirnya menyebabkan kematian apabila telah berinteraksi pada sistem organ ( (Ahmad & Rahman, 2024)

Kandungan dan Mekanisme Kerja Gadung

Racun alami pada umbi gadung bekerja dengan cara:

·       Mengganggu sistem pencernaan tikus

·       Menyebabkan keracunan pada sistem saraf

·       Menurunkan nafsu makan hingga menyebabkan kematian

Karena bersifat racun alami, gadung relatif lebih aman bagi lingkungan apabila digunakan dengan benar dan tidak berlebihan.

Cara Pembuatan Racun Tikus dari Umbi Gadung

Alat dan Bahan:

·       Umbi gadung 1 kg

·       Dedak halus 1 kg

·       Kemiri 6 buah

·       Terasi 1 ons

·       Air secukupnya

·       Parutan

·       Ember atau baskom

·       Pisau

·       Cobek

·       Priring/wadah penyimpanan

·       Sarung tangan

Langkah Pembuatan:

1.     Umbi gadung dikupas dan dicuci bersih.

2.     Umbi diparut atau ditumbuk hingga halus.

3.     Bakar kemiri dan terasi, lalu ditumbuk hingga halus.

4.     Tambahkan dedak dan aduk semua bahan yang telah dihaluskan hingga rata.

5.     Hasil adonan kemudian dikepal membentuk bulatan sesuai kebutuhan

6.     Setelah didiamkan selama 15 menit, adonam siap digunakan

 

Cara Aplikasi di Lapangan

·       Ampas gadung diletakkan di jalur lintasan tikus atau di sekitar lubang tikus.

·       Aplikasi dilakukan pada sore hari karena tikus aktif pada malam hari.

·       Ulangi aplikasi 3–5 hari bila populasi tikus masih tinggi.

 

Keunggulan Penggunaan Umbi Gadung

·       Bahan mudah diperoleh dan murah

·       Ramah lingkungan dan berbahan alami

·       Mengurangi ketergantungan pada rodentisida kimia

·       Dapat dibuat sendiri oleh petani

 

Hal yang Perlu Diperhatikan

·       Gunakan sarung tangan saat pengolahan karena gadung bersifat racun.

·       Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan ternak.

·       Jangan digunakan berlebihan agar tidak mengganggu organisme non-target.

Pemanfaatan umbi gadung sebagai pengendali hama tikus merupakan salah satu teknologi lokal yang efektif dan ramah lingkungan. Dengan penerapan yang tepat, petani dapat mengurangi kerugian akibat serangan tikus sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.