Telah diberitakan sebelumnya, bahwa Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) bersama pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sukajadi mengadakan pengukuran lokasi pembangunan tanggul. Gapoktan Berkat Yakin bersama anggota kelompok tani guna menyisir tepi lahan persawahan untuk mengukur panjang tanggul yang dibutuhkan. Pengukuran dilaksanakan di lahan persawahan jalan Teluk Belanga, Desa Sukajadi, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Pengukuran tersebut adalah rangkaian kegiatan pembangunan tanggul penahan air laut, agar tidak masuk ke lahan pertanaman padi. Pada awal tahun 2023, sesuai pengamatan lapangan oleh Penyuluh Pertanian, telah dibangun Tanggul persawahan dengan rincian ukuran Lebar 3 meter, Tinggi 60 cm, memanjang sejauh 1.900 meter. PPL Asrol Fahmi, A.Md senantiasa berada di lapangan guna memonitoring dan mengambil data yang diperlukan. Disampaikan bahwa Tanggul persawahan Desa Sukajadi sudah selesai dibangun. Dikerjakan selama dua minggu oleh kontraktor. “Alhamdulillah. Tanggul persawahan sudah selesai dikerjakan. Mudah-mudahan bisa mencegah masuknya air asin ke lahan tanam padi. Dana pembangunan berasal dari APBDes Desa Sukajadi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu.” Ujar Pak Asrol. PPL Asrol Fahmi menjelaskan bahwa PPL secara aktif mendampingi, mulai dari perencanaan, pengukuran, hingga pembangunan tanggul. Usaha dan kerja keras dari kelompok tani, penyuluh dan pemerintah Desa Sukajadi sukses membangun tanggul penahan air asin. Diceritakan bahwa pada awalnya diadakan survey lokasi masuknya air asin ke lahan persawahan, kemudian diadakan rapat membicarakan masalah pembangunan tanggul. Koordinasi yang baik membuat pemerintah desa, penyuluh dan petani mengadakan musyawarah untuk realisasi pembangunan tanggul lahan pertanian. Turunlah instruksi dari pemerintah desa untuk melakukan pembangunan tanggul penahan air asin dari laut. Kepala Desa Sukajadi menyatakan sangat mendukung program pembangunan tanggul Persawahan. Pak Kades Izhar Safawi langsung menyetujui kegiatan tersebut, lalu memasukkan anggaran pembangunan ke APBDes. “Kegiatan pembangunan tanggul ini merupakan bukti komitmen pemerintah desa dalam usaha mencapai ketahanan pangan di Desa Sukajadi. Perjuangan Gabungan kelompok tani bersama penyuluh pertanian tidak sia-sia. Kami dari Pemerintah Desa Sukajadi langsung menganggarkan pembangunan, melihat pentingnya tanggul ini dalam proses produksi padi di Desa Sukajadi.” Jelas Pak Izhar. Pak Kades berharap tahun 2023 ini, kelompok tani bisa kembali menanam padi di sawah. Produksi beras bisa kembali meningkat, kesejahteraan petani dapat terwujud. Pemerintah Desa mendukung upaya mencapai swasembada pangan secara umum di Kecamatan Bukit Batu. “Pembangunan tanggul sudah rampung. Semoga petani bisa kembali menanam padi di sawah, agar produksi beras bisa meningkat. Kami berupaya agar kesejahteraan petani dapat meningkat. Secara umum, Pemerintah Desa Sukajadi mendukung upaya mencapai swasembada pangan di Kecamatan Bukit Batu.” Tutupnya.