Loading...

Pemberian Asam Humat Pada Tanaman Padi

Pemberian Asam Humat Pada Tanaman Padi

Asam humat merupakan senyawa organik yang terbentuk dari proses pelapukan bahan-bahan organik seperti jerami padi,kompos,dan sisa tanaman yang telah mengalami dekomposisi sempurna.Asam humat berperan penting dalam memperbaiki kesuburan tanah, terutama pada lahan sawah yang ditanami padi secara terus menerus.Keberadaan asam humat mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan daya ikat air,serta membantu tanah dalam menyimpan dan menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman padi

Pembuatan asam humat dapat dilakukan secara sederhana dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh di sekitar lahan pertanian.Bahan utama yang digunakan antara lain kompos matang atau jerami padi lapuk, air bersih, mikroorganisme seperti EM4 atau MOL, serta gula merah atau molase sebagai sumber energi bagi mikroba.Seluruh bahan dicampurkan dalam wadah plastik atau drum,kemudian difermentasi selama kurang lebih 7 sampai 14 hari di tempat teduh dengan pengadukan secara berkala hingga menghasilkan larutan berwarna coklat kehitaman dan beraroma tanah

Asam humat yang telah jadi dapat diaplikasikan pada tanaman padi melalui beberapa cara,di antaranya perendaman benih sebelum tanam,pemberian saat olah tanah,maupun penyemprotan pada daun tanaman.Aplikasi asam humat secara rutin mampu merangsang pertumbuhan akar, meningkatkan jumlah anakan,serta membantu penyerapan pupuk kimia menjadi lebih efisien. Dengan demikian,kebutuhan pupuk anorganik dapat dikurangi tanpa menurunkan hasil produksi

Penggunaan asam humat pada budidaya padi merupakan salah satu upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.Selain meningkatkan produktivitas tanaman,asam humat juga membantu menjaga kesehatan tanah dalam jangka panjang.Melalui penerapan teknologi sederhana ini, petani diharapkan mampu meningkatkan hasil panen padi secara optimal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap input kimia yang berlebihan