Loading...

Pembuatan Agen Pengendali Hayati (APH) Phaeni Bacillus Polymixa

Pembuatan Agen Pengendali Hayati (APH) Phaeni Bacillus Polymixa

PEMBUATAN AGEN PENGENDALI HAYATI (APH) PHAENI BACILLUS POLYMIXA

APH merupakan Agen Pengendali Hayati (APH) mikroorganisme yang dikembangkan secara alami untuk mengendalikan organisme pengganggu tumbuhan (OPT). APH dapat berupa serangga, cendawan, cacing, bakteri, virus, dan binatang lainnya. 

Bakteri Paenibacillus polymyxa ialah mikroorganisme yang mampu menghasilkan antibiotik jenis polimiksin B yang dapat digunakan untuk mengobati Bacillus subtilis penghasil antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri gram positif, infeksi bakteri gram negatif, Streptomyces griseus penghasil antibiotik streptomisin untuk mengobati bakteri gram negatif juga sebagai bakteri penyebab TBC serta Streptomyces rimosus penghasil antibiotik tersiklin untuk berbagai macam infeksi bakteri. Antibiotik yang dihasilkan Paenibacillus polymixa lebih efektif mengendalikan bakteri patogen tanaman. Bakteri Paenibacillus polymixa merupakan bakteri antagonis yang secara morfologi dapat dikenal dari bentuk elevasi cembung dengan warna coklat susu keruh. Bakteri ini dapat digunakan untuk melawan berbagai jenis penyakit baik pada tanaman pangan maupun hortikultura. Paenibacillus polymixa juga merupakan bakteri non patogen yang menguntungkan dibidang kesehatan dan lingkungan. Bakteri ini dapat menghasilkan antibiotik polimiksin. Bakteri ini mempunyai kemampuan mengikat nitrogen. Biofilms bakteri ini menunjukkan kemampuan menghasilkan eksopolisakarida pada akar tanaman yang dapat melindungi terhadap patogen. Hasil uji BB Biogen menunjukkan bakteri ini juga mengandung hormon giberelin (Kantikowati, 2018).

Phaenibacillus Polymixa adalah bakteri antagonis yang efektif mengendalikan kresek/hawar daun bakteri pada padi yang disebabkan oleh bakteri patogen Xanthomonas Campestris pv Oryzae sehingga diharapkan petani mampu mengendalikan serangan OPT tersebut dan sebagai upaya pengurangan penggunaan pestisida

Berikut cara pembiakan phaeni bacillus polymixa :

Bahan-bahan (Ekstrak kentang gula/ EKG) ;

  1. Kentang 3 kg
  2. Gula pasir 100 gr
  3. Air bersih 7 ltr
  4. Isolate murni  paeni bacillus polymixa

Alat-alat (Fermentor) :

  1. Larutan PK (KMnO4)
  2. Kertas Tissue (filter)
  3. Aerator
  4. Jerigen
  5. Selang plastik

Cara Membuat :

  1. Kentang dikupas, potong dadu ukuran 1 cm, cuci bersih sampai lendir hilang, rebus dalam air mendidih;
  2. Pisahkan kentang dengan air, masukan gula pasir dalam air rebusan, rebus selama 20 menit, biarkan dingin, tutup panci jangan dibuka;
  3. Setelah dingin masukkan larutan EKG dan isolat murni phaeni bacillus polymixa ke dalam jerigen, hidupkan aerator selama 15 hari.

 

Aplikasi

Coryne Bacterium sudah dapat digunakan sebanyak 5 ml larutan phaeni bacillus polymixa untuk setiap satu liter air.