Loading...

Pembuatan Kompos Pupuk Kandang

Pembuatan Kompos Pupuk Kandang
PEMBUATAN KOMPOS PUPUK KANDANG Kotoran sapi juga bernilai uang,jadi kotoran sapi tidaklah sepatutnya di buang begitu saja ke selokan ataupun ke tempat lain.Kotoran sapi di gunakan untuk memperoleh biogas dan pupuk organik padat dan cair. BAHAN BAKU KOMPOS. Prinsip dasar dari pengomposan adalah .Campuran bahan organik kering yang kaya karbohidrat dengan bahan organik basa yang banyak mengandung N.Campuran kotoran ternak dan karbon kering,misalnya serbuk gergaji,jerami dan rumput sisa ransum menghasilkan kompos yang berguna untuk meningkatkan struktur tanah. Kotoran Sapi Kotoran sapi umumnya mengandung air dan nitrogen ( N ) karena itu kotoran sapi perlu di campur dengan bahan lain yang mengandung tinggi karbon kering.Kompos yang di hasilkan berkualitas baik. Serbuk Gergaji Serbuk gergaji memiliki kandungan air kering sampai sedang.Serbuk gergaji ada yang berasal dari kayu lunak dan ada pula kayu keras.Kekerasan kayu menentukan lamanya proses pengomposan karena kandungan lignin di dalamnya.Kualitas serbuk gergaji tergantung pada macam kayu makin halus ukuran pertikel serbuk gergaji makin baik daya serap air dan bau yang di milikinya. Jerami dan rumput sisa makanan ternak. Kandungan air jerami dan rumput sisa ransum berada para rentungan kering sampai sedang.Jerami dan rumput yang masih panjang sebaiknya di cacah/potong menjadi lebih pendek lagi agar permentasi berjalan lebih cepat,rumput dan jerami menjadi sumber N yang baik. TEKNIK PENGOMPOSAN Teknik pengomposan yang di uraikan dalam hal ini berkaitan dengan peralatan yang di gunakan dan unsur kerja,penimbunan bahan baku dan bagai mana cara mencampur bahan baku yang baik agar proses pengomposan memberi hasil yang memuaskan. ALAT – ALAT PENGOMPOSAN. Alat yang di gunakan dalam proses pengomposan secara kecil adalah ;cangkul,sekop,kotak atau ruangan pengomposan. CARA PROSES PENANGANAN BAHAN BAKU HINGGA MENJADI KOMPOS. Mula – mula bahan baku di tumpuk di tempat yang aman Aduk kotoran sapi,dengan serbuk gergaji,jerami dan rumput sisa ransum yang telah di haluskan dengan perbandingan 2 : 1 : 1 atau di tumpuk berlapis lapis di tempat pengomposan. Tumpukan jangan di padat untuk memudahkan pembalikan 1 x 2 hari di lakukan sampai hari ke 16 kemudian pembalikan di lakukan 1 x seminggu,pencampuran di remas untuk menentukan ke lembaban.Kelembaban rendah di tentukan tidak adanya bagian bahan baku kompos yang melekat pada telapak tangan.Jadi di tambahkan air ke dalam tumpukan secukupnya. Penghentian prosesdi hentikan setelah temperatur stabil (tidak panas) dan selanjudnya di ikuti oleh proses pematangan,di biarkan selama 1 minggu di angin anginkan kemudian di giling dan di ayak untuk memisahkan bagian yang kasar dan yang halus.Kompos yang akan di jual di keringkan dan di pak dalam kantong. HASIL KOMPOS. Warna coklat kehitaman struktur gembur dan halus. Oleh : RIZA AFRINA, SST (Penyuluh Nagari Sungai Kamuyang)