Loading...

Pembuatan Pupuk Organik Sudah Menjadi Keharusan

Pembuatan Pupuk Organik Sudah Menjadi Keharusan
Sektor pertanian adalah sektor yang teruji mampu bertahan di tengah-tengah hantaman pandemi, dan kita berharap sektor ini pula yang bisa menyelamatkan Indonesia dari ancaman resesi ekonomi ke depannya. Meskipun demikian, pemerintah terpaksa akan membatasi penyaluran pupuk subsidi. Pemokusan pupuk subsidi pada urea dan NPK ini disebabkan naiknya harga pupuk di pasar internasional dampak kondisi perang Rusia – Ukraina. Selain itu, pupuk subsidi diantaranya untuk padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, kakao dan tebu rakyat Pupuk dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Meski begitu, pastikan jenis dan dosis pupuk yang diberikan kepada tanaman sesuai dan aman. Pasalnya, salah atau terlalu banyak memberikan pupuk justru dapat berdampak buruk bagi tanaman. Selain pupuk kimia, tak ada salahnya untuk mencoba memberikan pupuk alami yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah. Selain lebih sehat dan subur, pupuk alami juga dapat menghemat biaya perawatan, sebab pemilik dapat membuat sendiri pupuk dari bahan alami di rumah. Salah satu dengan menggunakan batang pohon pisang. khasiat dari cacahan pohon pisang ini, adalah: Mendinginkan tanah atau lahan; Menetralkan racun-racun kimia sintetis dalam tanah yang masih tersimpan; Kaya kandungan unsur hara Ca (kalsium) sebesar 16%, P (Phospat) 32%, K (Kalium) 23% dan nutrisi mikro serta bio enzim; Mengundang mikro organisme baik pengurai bahan organic; Mengundang cacing tanah dan belut. Meskipun cacing tanah bisa dibudidaya. Jenis pisang batu adalah yang terbaik untuk dijadikan pengomposan. Tapi pada intinya adalah tergantung kemauan dan tenaga untuk mengolah prosesnya. Meskipun batang pohon pisang sering menjadi kompos jika dibiarkan terbengkalai dan membusuk. Proses pengomposan akan lebih cepat berjalan dengan baik jika batang pisang dipotong lebih kecil terlebih dahulu. Sebab akan memakan waktu lebih lama meski bisa saja dibiarkan dalam bentuk gelondongan. Tapi komponen akan diperkaya jika komposnya dicampur dengan unsur lain. Adapun bahan dan alat yang dibutuhkan dalam pembuatan pupuk organik cair dari batang pisang adalah sebagai berikut. 1 buah batang pisang, 1 buah bonggol pisang, Air kelapa dari 1 hingga 2 buah kelapa Sabut kelapa secukupnya 20 liter air, Drum, Karung goni Langkah langkahnya: a. Pertama, iris dan potong-potong batang pisang dan bonggol pisang menjadi potongan kecil. Campurkan kedua bahan ini menjadi satu. Demikian juga cacak sabut kelapa menjadi bagian kecil, kemudian ketiga bahan tersebut dimasukan kedalam karung goni; b. Siapkan/tuangkan air sebanyak 20 liter di dalam drum demikian juga air kelapa, kemudian masukan sarung goni yang sudah berisi 3 macam bahan tersebut ke dalam drum.c. tutup wadah rapat dan letakkan di tempat teduh. Di dalam wadah akan terjadi fermentasi untuk mengeluarkan nitrogen dari batang pisang; d. Setelah kurang lebih tiga minggu, keluarkan karung dan air di dalam drum. Air yang dihasilkan dari dalam drum bisa digunakan untuk pupuk cair, sedang bahan yang ada dalam karung bisa untuk pupuk padat, yang semuanya siam digunakan. Yulia TS yuliatrisedyowati@gmail.com Pustaka: https://www.kompas.com/homey/read/2022/01/26/075100776/mudah-cara-membuat-pupuk-organik-dari-batang-pisang?page=all https://www.kompas.com/wiken/read/2022/06/25/093237181/pemerintah-fokuskan-pupuk-subsidi-pada-urea-dan-npk-per-1-juli-2022?page=all. https://www.kompas.com/wiken/read/2022/04/17/180000981/6-cara-membuat-pupuk-dari-bahan-alami? https://ilmubudidaya.com/manfaat-gedebog-pohon-pisang-untuk-pupuk-tanaman https://mitalom.com/info-praktis/4517/membuat-pupuk-cair-dominan-fosfor-berbahan-dasar-batang-pisang/