Loading...

Pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan KEP Di Lokasi SIMURP Komponen B Tahun 2023

Pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan KEP Di Lokasi SIMURP Komponen B Tahun 2023
Kamis, 22 Juni 2023 -- Pembukaan secara resmi Kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) di Lokasi SIMURP Komponen B Tahun 2023 Kegiatan yang dilaksanakan oleh National Project Implementaion Unit (NPIU) SIMURP, Pusat Penyuluhan Pertanian, BPPSDMP, Kementerian Pertanian ini dibuka secara resmi oleh Ir. Bustanul Arifin Caya, MDM selaku Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian di Hotel Mercure Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan. Sri Mulyani, S.P., M.Si. selaku Manajer proyek SIMURP menyampaikan laporan kegiatan dalam rangkaian pembukaan kegiatan ini. Tujuan dari Bimbingan Teknis ini adalah untuk meningkatkan kapasitas KEP di lokasi SIMURP, pengembangan usaha KEP di lokasi SIMURP, dan meningkatkan kemandirian KEP SIMURP dalam menerapkan metode CSA. Kegiatan ini didukung pula dengan kunjungan lapangan pada Gapoktan Resmi Lestari, Kabupaten Bogor sebagai salah satu contoh sukses Kelembagaan Petani yang sukses dalam berbagai aspek. Selanjutnya, rangkaian dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian. Pak Bustanul Arifin menjelaskan program utama BPPSDMP yang diunggulkan, yakni (1) KOSTRATANI, (2) Tani Akur, (3) Pelatihan Sejuta Petani, (4) GENTA ORGANIK, dan (5) Low Cost, Precision Farming. Di antara program utama tersebut, yang didukung penuh oleh Pusat Penyuluhan Pertanian adalah KOSTRATANI (Komando Strategis Pembangunan Pertanian) dan GENTA ORGANIK (Gerakan Tani Pro Organik). Melalui KOSTRATANI, peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai kelembagaan penyuluhan diperkuat dengan fasilitasi bagi para penyuluh maupun target penyuluhan, yakni petani. Selain itu, para penyuluh di daerah juga didukung dengan Gerakan Tani Pro Organik yang mendukung peningkatan penggunaan pupuk organik padat, pupuk organik cair, mikroorganisme lokal, pembenah tanah, dan pestisida nabati melalui para penyuluh yang bertugas di daerah. Selain program unggulan BPPSDMP, Kapusluhtan juga menyampaikan bahwa kesuksesan pengembangan KEP SIMURP ditandai dengan berkembangnya empat aspek utama. Aspek pertama adalah organisasi dari KEP tersebut. Bila KEP telah mampu mengorganisasikan dirinya dengan lebih tertata dan sistematis, baik secara kelembagaan maupun unit usaha, maka KEP tersebut telah maju dalam aspek organisasi. Selanjutnya, aspek yang diukur adalah aspek manajerial dari KEP. Kemampuan pengurus KEP yang menciptakan sistem manajemen usaha layaknya perusahaan atau korporasi mencerminkan kemampuan manajerial KEP yang baik. Aspek ketiga yang diukur adalah inovasi teknologi dari KEP sebagai unit produksi baik di sisi hulu maupun hilir. Terakhir, ketika ketiga aspek lainnya telah berkembang dengan baik, maka aspek bisnis adalah aspek yang terakhir perlu dikembangkan melalui pengembangan jejaring kemitraan. Karena, menurut Pak Bustanul Arifin, luasnya jejaring pasar dari KEP sangat menentukan kesuksesan KEP tersebut. Red: Kevin Derrian Firdaus (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)