(Studi Kegiatan Penyuluh Pertanian BPP Wonggeduku Barat)
Data luas lahan sawah yang akurat merupakan dasar penting dalam perencanaan program pertanian, khususnya penyaluran pupuk bersubsidi. Selama ini, pendataan lahan sawah yang dilakukan secara manual dan berbasis kelompok tani berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian data dengan kondisi riil di lapangan.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penyuluh pertanian BPP Wonggeduku Barat melaksanakan pemetaan lahan sawah berbasis peta digital dengan pendekatan pendataan per petani, bukan lagi secara agregat per kelompok tani. Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi data sekaligus mencegah terjadinya rekayasa luas lahan.
Kegiatan ini bertujuan untuk:
1. Meningkatkan akurasi data luas lahan sawah di wilayah kerja BPP Wonggeduku Barat.
2. Menyediakan data lahan yang valid dan terverifikasi hingga tingkat petani.
3. Mendukung ketepatan sasaran penyaluran pupuk bersubsidi.
4. Mewujudkan data pertanian yang transparan dan akuntabel.
Pemetaan lahan sawah dilakukan oleh penyuluh pertanian BPP Wonggeduku Barat secara bersama-sama dan terkoordinasi. Penyuluh bekerja sama dalam melakukan pengukuran dan pendataan lahan dengan memanfaatkan peta digital dan teknologi berbasis koordinat.
Pendataan dilakukan langsung di lapangan bersama petani dengan menandai batas lahan sesuai kondisi aktual. Setiap petani memiliki data luas lahan yang terpetakan secara digital dan diverifikasi oleh penyuluh pertanian.
Penyuluh pertanian berperan sebagai pendamping, fasilitator, dan verifikator data. Penyuluh memastikan batas lahan sesuai kondisi lapangan serta memberikan pemahaman kepada petani tentang pentingnya keakuratan data, terutama dalam mendukung penyaluran pupuk bersubsidi.
Manfaat dari kegiatan pemetaan ini antara lain:
1. Data luas lahan sawah menjadi lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
2. Tidak ada lagi petani yang merekayasa luas lahan untuk memperoleh pupuk bersubsidi lebih banyak.
3. Penyaluran pupuk bersubsidi menjadi lebih tepat sasaran dan adil.
4. Data pertanian lebih efektif sebagai dasar perencanaan program.
Pemetaan lahan sawah berbasis peta digital oleh penyuluh pertanian BPP Wonggeduku Barat merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas data pertanian. Melalui kerja sama antar penyuluh, pendataan per petani, dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan tata kelola data pertanian menjadi lebih akurat, transparan, dan berkelanjutan serta dapat menjadi contoh praktik baik bagi wilayah lain.
Penyusun : Riskasari, S.P (BPP Wonggeduku Barat)
Mei-Juni 2025