1. Pada lahan sawah yang banyak air (becek) - Jerami dipotong dan dikumpulkan di pematang sawah; - Di sekeliling petakan sawah dibuat parit/saluran drainase; - Dalam petakan dibuat bedengan berukuran 2-4 meter dengan saluran antar bedengan berukuran lebar 25 cm dan dalam 30 cm, sehingga air lancar mengalir (tidak menggenangi bedengan); - Biji kedele ditanam tidak terialu dalam,cukup 3-5 cm; - Bila tanah masih lembek, biji kedele cukup diletakkan pada permukaan tanah.Hindarkan biji agar Tidak terkena sinar matahari secara langsung. Untuk itu diperlukan penutup tanah menggunakan jerami. -Keuntungan penutupan tanah menggunakan jerami : (1) Mencegah pertumbuhan gulma (2) Mencegah penguapan air tanah yang berlebinan (3) Menambah kesuburan tanah (unsur K) ke dalam tanah. (4) Menghindari serangan lalat bibit. -Agar teratur, penanaman hendaknya menggunakan ajir dan tali. Untuk jarak tanam 40 x 10 cm, jarak ajir 40 cm dan jarak antar lubang 10 cm. 2. Pada lahan sawah yang kurang air -Jerami dipotong pada pangkal dan di singkirkan ke pinggir sawah. -Dibuat saluran dengan jarak 2-4 meter untuk pembuangan air/saluran drainase dan irigasi. Lebar saluran 25 cm dan kedalarnannya 20 - 30cm. -Manfaat saluran adaiah untuk pencegahan genangan bila terjadi hujan lebat. Pada waktu tanam, tanah akan mengandung cukup air tapi tidak tergenang. -Baris Tanaman dibuat dengan arah utara-selatan, menggunakan ajir dan tali. Ajir digunakan untuk membuat jarak antar baris, sedangkan tali untuk meluruskan larikan dan sebagai pedoman lubang tanam. Jarak tanam dapat pula mengikuti jarak tanam padi. -biji ditugal sedalam 3-5 cm sebanyak 2 butir tiap lubang. Lubang dibuat pada pertenganan diagonal 4 bekas pangkal rumpun padi atau sesuai jarak tanam yang ditentukan. Dapat pula ditugal rniring pada bekas rumpun padi. -Setelah selesai tanam, seluruh lubang ditutup dengan jerami dan diusahakan serata mungkin. -Bila jarak tanam pad; 20 x 20 cm sedangkan jarak tanam kedele yang ditentukan 40x40 cm, maka antara 2 baris tanaman kedele terdapat satu baris bekas tanaman padi yang diiewati 3. Pada lahan tegalan atau lahan kering non pupuk hijau - Pada tanah yang sudah diolah, baik secara minimum tillage ataupun yang diolah sempurna, dibuat saluran-saluran drainase. - Dibuat saluran keliling untuk drainase dan irigasi dengan jarak 2-4 meter. Lebai saluran 25 cm dengan kedalaman 20 - 30 cm, kemudian pormukaan lahan diratakan. - Dibuai garis tanaman dengan lebar 7x3 cm dan dalamnya 5 cm. Pembuatan garis menggunakan alat penggaris (menyerupai garu). -Dibuat lubang tanam dengan tugal, berjarak 10 cm antar lubang dan 40 cm antar barisan tiap lubang diisi 2 biji kedele. -Setelah penanaman, biji ditutup tipis dengan tanah. -Jarak tanam yang dianjurkan adalah 40 x10cm. Namun demikian pemilihan jaraktanam yang tepat disesuaikan dengan kesuburan tanah, daya tumbuh benih, musim dan varietas kedele. -Benih yang berdaya tumbuh rendah dan ditanam pada tanah yang kurang subur atau varietas yang batangnya kurang bercabang, hendaknya ditanam dengan jarak tanam lebih rapat. sumber: Badan Pendidikan dan Latihan Pertanian. 1991. Budidaya dan Pengolahan Hasil Kedele. Jakarta: Departemen Pertanian