Ketumbar merupakan salah satu tanaman rempah rempah yang banyak dimanfaatkan sebagai bumbu dapur terutama bijinya. Biji ketumbar tergolong tanaman rempah-rempah yang dimanfaftkan sebagai antioksidan Kandungan Biji ketumbar antara lain air, protein, lemak, serat, kanji, pentosans, gula, zat mineral dan minyak atsiri. Masalah yang dihadapi dalam budidaya ketumbar anatara lain masih tingginya kehilangan hasil dan rendahnya kualitas ketumbar. Biji Ketumbar yang berkualitas, diperlukan penangan pasca panen yang baik agar dihasilkan biji ketumbar yang standar dan sesuai dengan permintaan. Cara Penanganan Pasca Panen Biji Ketumbar, antara lain : Panen Panen bjiji ketumbar dilakukan dengan cara membiarkan biji ketumbar kering dan berjatuhan sendiri atau dengan cara memanennya sebelum biji berjatuhan, yaitu di panen dengan cara memetik tangkai biji ketumbar. Pengumpulan Jika dipanen saat biji berjatuhan sendiri, maka kita tinggal ambili biji tersebut langsung pada wadah – wadah yang telah ditempatkan di bawah tanaman ketumbar, tapi jika bersama tangkai, maka kumpulkan tangkai tersebut menggunakan keranjang. Perontokan Rontokkan biji ketumbar secara manual atau mesin. Pengeringan Keringkan biji ketumbar jika kondisinya masih ada yang belum kering menggunakan sinar matahari langsung atau dengan oven misalnya. Sortasi Seleksi/sortasi antara yang biji ketumbar yang bagus dan jelek serta terkontaminasi oleh kotoran/ benda asing lainnya yang ada pada biji ketumbar. Grading Kelompokkan biji ketumbar berdasarkan ukuran atau jenis sesuai standar yang berkualitas / berdasarkan permintaan pasar. Pengepakan Bungkus biji ketumbar dengan plastik yang kedap udara dan steril. Aplagi ketumbar ini bisa bertahan lama. Beri juga label berat, tanggal panen, jenis dan sebagainya. Penyimpanan Simpan biji ketumbar di tempat bersih bersirkulasi udara yang baik, suhu baik dan jauh dari benda – benda yang dapat merusak kualitas ketumbar. Penulis : Ely Novrianty (BSIP Lampung) Sumber : Agrotek