Pengendalian fisik dan mekanis, bertujuan untuk mengurangi populasi OPT, mengganggu aktifitas fisiologis OPT yang normal serta mengubah lingkungan fisik menjadi kurang sesuai bagi kehidupan dan dilaksanakan dengan menggunakan berbagai alat / bahan termasuk tangan - tangan kita, taktik yang digunakan antara lain membinasakan dengan tangan / alat, memagari tanaman, penggunaan pengisap, alat perangkap dan sebagainya. Pengendalian secara fisik dilakukan dengan memanfaatkan faktor - faktor fisik dilakukan dengan memanfaatkan faktor - faktor fisik untuk membinasakan atau menekan perkembangan populasi OPT antara lain dengan suhu panas/dingin, suara, pengaturan kelembaban, energi, perangkap cahaya dan sebagainya. Penggunaan fisik ini antara lain digunakan dengan jalan lahan sawah atau ladang kita bagian tepinya di pagari dengan plastik hitam atau putih sepanjang perbatasan lahan yang dimiliki dengan batas lahan orang lain. Tujuannya supaya hama penyakit dari tanaman padi orang lain tidak menyebar ketanaman padi kita. Pemagaran lahan usaha tani padi kita sebaiknya dilakukan sejak awal pengolahan tanah sehingga lahan kita bersih dari hama penyakit tanaman padi. Penggunaan pestisida selektif untuk mengendalikan populasi OPT pada kesimbangan selektifitas pestisida berdasarkan pada sifat fisiologis, ekologis dan cara aplikasi. Keputusan tentang penggunaan pestisida dilakukan setelah analisis ekonomi terhadap hasil pengamatan dan ketetapan tentang ambang ekonomi/ambang pengendalian. Pestisida yang dipilih haru yang efektif dan telah diizinkan. Dengan menggunakan pestisida yang selektif atau ramah lingkungan maka musuh alami hama penyakit padi (wereng coklat, tungro, tikus, hawar daun dan lain - lain) yang terdiri dari belalang, laba - laba, dan kepik akan hidup dan berkembang dengan baik. Sehingga musuh alami ini akan menyerang dan mencari hama penyakit padi tersebut, yang mengakibatkan hama penyakit padi akan terputus siklus hidupnya. Bila perkembangan hama panyakit padi sudah tergganggu di suatu tempat tanaman padi, maka selanjutnya tanaman padi yang diusahakan para petani di lapangan akan berkembang sesuai yang diharapkan. Keadaan ini membuat proses pertumbuhan, proses fotosintesa berjalan dengan baik sehingga produksi padi akan memberikan hasil yang tinggi bagi petani yang mensejahaterahkan petani dan keluarganya. Oleh : Dr. Ibrahim Saragih / Penyuluh Pertania Sumber : Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Ditjentan, Pedoman Pengendalian OPT Padi Hibrida, 2008, Jakarta Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Ditjentan, Pedoman dan Diteksi Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan , 2007, Jakarta Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Ditjentan, Pedoman Penyakit Tungro Pada Tanaman Padi, 2006, Jakarta.