Kab. Agam - Gulma adalah semua tumbuhan selain tanaman utama yang tumbuh di areal pertanaman, dimana kehadirannya dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman utama dan mengurangi hasil sehingga menimbulkan kerugian dalam usaha budidaya. Waktu Pengendalian GulmaWaktu pengendalian gulma pada budidaya padi sawah umumnya dilakukan pada? Saat persiapan lahan (sebelum pengolahan tanah)? Umur 14 “ 20 HST? Umur 40 “ 45 HST? Umur 70 “ 75 HST? Keadaan mendesak (berdasarkan pengamatan) Cara Pengendalian Gulma1. Cara Kultur Teknis/MekanikYaitu pengendalian dilakukan secara :¢ Penanaman benih unggul agar tidak terkontaminasi dengan benih-benih gulma yang kemungkinan terikut dalam benih yang tidak terseleksi.¢ Penggenangan / pengairan sawah¢ Langsung mencabuti atau memotong rumput, dengan menggunakan tangan si pekerja atau dengan alat tertentu.Alat yang biasa digunakan seperti :¢ Parang¢ Sabit/ Arit¢ Lalandak Keuntungan :¢ Biaya produksi lebih murah¢ Resoki tanaman padi yang rusak sangat kecil (mudah membedakan anatar padi dan rumput)¢ Ramah lingkungan¢ Rumput yang disiangi bisa digunakan sebagai pakan ternak.Kerugian :Waktu pengerjaan lebih lama dan tenaga yang dikeluarkan lebih banyak (lebih capek). 2. Cara BiologiPengendalian dengan cara biologi biasanya dengan menggunakan makhluk hidup lain yang fungsinya sebagai antagonis atau predator atau disebut juga musuh alami. Cara ini jarang sekali diterapkan dalam budidaya padi sawah, karena penerpannya (aplikasi) agak sulit. 3. Cara KimiaBahan yang digunakan disebut dengan herbisida (racun rumput). Cara ini yang paling sering dilakukan oleh petani, padahal penggunaan bahan kimia anorganik sebaiknya dilakukan bila pertumbuhan gulma/rumput sudah mengkuatirkan (banyak).Cara menggunakan racun rumput :- bila belum ada tanaman padi, digunakan racun yang bersifat sitematik, kontak ataupun gabungan keduanya.- Bila sudah ada tanaman padi, racun yang digunakan harus bersifat kontak agar tidak merusak atau mematikan tanaman padi. Keuntungan :Hemat waktu dan tenagaKerugian :- Biaya produksi lebih mahal- Resiko kerusakan pada tanaman utama besar bila salah dalam penggunaan racun- Dapat mencemari lingkungan- Dapat menggangu kesehatan Penulis : Evi Susianti, SST