Loading...

Pengendalian Hawar Pelepah Daun pada Tanaman Padi

Pengendalian Hawar Pelepah Daun pada Tanaman Padi
Penyakit Hawar Pelepah Daun disebabakan oleh jamur Rhizoctonia solani Kuhn. Banyak ditemukan di dataran tinggi sampai rendah. Penyakit ini merusak pelepah, sehingga untuk menemukan penyakit perlu dibuka kanopinya. Tanaman yang terserang mudah rebah, makin awal terjadi kerebahan, makin besar kehilangan hasil. Kehilangan hasil yang disebabkan oleh penyakit ini dapat mencapai 30%. Penyakit ini menyebabkan gabah tidak berisi penuh atau bahkan hampa. Hawar pelepah umumnya terjadi pada saat tanaman mulai membentuk anakan sampai menjelang panen. Tetapi, penyakit ini juga dapat terjadi pada tanaman muda. Gejala SeranganGejala bercak pada pelepah daun, bercak bisa berkembang sampai daun bendera. Bercak dimulai pada bagian pelepah dekat permukaan air pertama, selanjutnya berkembang ke pelepah atau helai daun bagian atasnya. Bercak mula-mula berwarna kelabu kehijau-hijauan, berbentuk oval atau elips dengan panjang 1“3 cm, pada pusat bercak warna menjadi putih keabu-abuan dengan tepi berwarna coklat.Bercak membentuk sklerotia berwarna coklat dan mudah lepas. Dalam keadaan lembab dari bercak tumbuh benang-benang putih atau miselia ataucoklat muda menjalar ke bagian atas tanaman dan menulari pelepah daun atau helaian daun dengan cara bersentuhan satu sama lain. Pada serangan berat, seluruh daun menjadi hawar. Cara MengendalikanPengaturan jarak tanam yang tidak terlalu rapatPemupukan berimbangPengairan berselangSanitasi sisa tanaman dan gulma di sekitar sawahAplikasi fungisida berbahan aktif benomyl, difenoconazol, mankozeb, dan validamycin Penulis : Gohan O.M., Tri Kusnanto, Suryani (BPTP Lampung)Sumber : Hama Penyakit Utama Tanaman Padi, BPTP Lampung