Loading...

PENGENDALIAN ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) PADA TANAMAN KEDELAI

PENGENDALIAN ULAT GRAYAK (Spodoptera litura)  PADA TANAMAN KEDELAI
Ulat grayak merupakan salah satu hama yang sering menyerang tanaman kedelai sehingga menyebabkan rendahnya hasil bahkan dapat menyebabkan gagalnya panen kedelai. Hama ini menyerang pada fase vegetatif yaitu saat tanaman kedelai berumur 11 sampai dengan 30 hari setelah tanam. Dinamakan ulat grayak karena bersifat seakan-akan menyerang secara mendadak dalam jumlah yang sangat banyak dan bergerak dari satu petak ke petak lain dengan relatife cepat. Serangan terjadi pada malam hari, bagian yang dirusak adalah daun tanaman hingga kelihatan tulang-tulang daun, kadang juga menyerang polong kedelai muda.Pada bulan Januari 1988 di Kabupaten Sragen tanaman kacang tanah dan tanaman kedelai seluas 260 Ha rusak berat akibat terserang ulat grayak. Saat itu juga ratusan hektar palawija di DIY habis terserang ulat grayak. Sampai saat ini gangguan akibat serangan ulat grayak masih sering meresahkan petani kedelai. Untuk mengadakan pencegahan dan penanggulangan dari ulat grayak, kita perlu mengenal lebih jauh tentang hama ini.1. Biologi Ulat GrayakNama latin (ilmiah) : Spodoptera litura F. atau Prodenia litura F. Nama lain : Army wormTergolong dalam ordo : Lepidoptera, famili : Noctuidae.1.1. Ciri-ciri Serangga Dewasa? Berupa ngengat abu-abu? Bertelur ± 2.000 butir yang diletakkan pada permukaan daun bagian bawah secara berkelompok, terbagi antara 4 – 8 kelompok.? Telur ditutupi dengan bulu-bulu berwarna merah sawo.? Jumlah telur tiap kelompok 30-700 butir.? Lama stadia telur berkisar tiga hari.1.2. Ciri-ciri Larva? Larva yang baru menetas dari telur untuk sementara tinggal di sekitar kulit telur? Larva muda berwarna kehijauan dengan bintik hitam pada abdomen.? Larva muda memakan mesofil daun sehingga permukaan daun tampak seperti diserut.? Tidak lama kemudian larva menyebar dengan jalan menjatuhkan serta menggantungkan tubuhnya pada benang sutera yang keluar dari mulutnya agar mereka dapat terhembus angin sehingga terbawa ke tempat lain.? Larva tua berwarna abu-abu gelap atau coklat dengan lima garis sepanjang badan berwarna kuning pucat atau kehijauan. Pada umumnya terdapat bintik hitam arah lateral pada setiap ruas abdomen (perut).? Larva menghindari tempat-tempat yang panas dan kering, oleh karena itu mereka bersembunyi di bawah berbagai macam benda.? Larva tua bersembunyi di dalam tanah, tetapi akan aktif di malam hari.? Stadia larva berkisar antara 15-30 hari.1.3. Ciri-ciri Pupa? Pupa dibentuk di dalam tanah? Berwarna cokelat? Stadia pupa rata-rata 9-10 hari 2. Tanda-tanda Serangan Ulat Grayak» Larva muda makan secara bergerombol, bagian daun yang tersisa hanya berupa tulang daun dan epidermis daun bagian atas.» Dari jauh daun yang terserang tampak keputih-putihan. Biasanya dijumpai larva muda pada permukaan daun bagian bawah.» Larva dewasa dapat memakan tulang daun yang muda, sedangkan pada daun tua, tulang-tulang daunnya akan tersisa.» Selain merusak daun, larva juga memakan polong yang masih muda.» Larva dalam jumlah yang besar dapat merusak seluruh tanaman. 3. Tanaman InangLarva Spodoptera litura dapat hidup pada banyak jenis tanaman, seperti tembakau, kacang tanah, ketela rambat, lombok, bawang merah, kacang hijau, jagung dan lain-lain.PENGENDALIANNYA1. Varietas TahanSampai saat ini belum diperoleh satu varietas pun yang resisten terhadap serangan ulat grayak.2. Pola Tanam≈ Penggiliran tanaman dengan tanaman bukan inang dari ulat grayak dapat memutuskan siklus hidup hama.≈ Dengan tanam serempak≈ Tumpangsari dimaksudkan untuk mengurangi populasi hama karena keadaan lingkungan menjadi kurang cocok bagi hama tersebut. 3. Cara Fisik dan MekanikKumpulkan kelompok telur dan ulat kemudian dimatikan (dibinasakan)4. SanitasiLakukan sanitasi atau bersihkan rumput-rumput yang ada di sekitar tanaman, karena rumput-rumput ini dapat dijadikan tempat berlindungnya ulat5. Insektisida→ Agar pengendalian menggunakan insektisida efektif, lakukan pengamatan tanaman terlebih dulu.→ Untuk mengendalikan ulat grayak lakukan aplikasi insektisida pada stadia awal yaitu saat ulat masih muda/ulat masih bergerombol di bagian bawah daun.→ Lakukan penyemprotan pada sore sampai malan hari yaitu saat ulat (larva) menyerang tanaman atau pada saat ulat tersebut makan. Penyusun :Djoko Widodo, SPTHL TBPP Kecamatan Brati