Loading...

PENGOLAHAN EFFERVESCENT JAHE MERAH DAN TEMULAWAK

PENGOLAHAN EFFERVESCENT JAHE MERAH DAN TEMULAWAK
Temulawak dan jahe merah merupakan sumber antioksidan dan obat tradisional yang sudah banyak tersebar di Indonesia dan berpotensi untuk dikembangkan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengalaman, kedua jenis rempah ini telah terbukti berkhasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Selain itu, rempah ini juga digunakan sebagai obat anti inflamasi dan penambah nafsu makan. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi olahan, jahe dan temulawak dapat diolah dalam berbagai bentuk untuk memudahkan konsumen mengkonsumsinya serta meningkatkan nilai jualnya. Salah satu diantaranya adalah bentuk efferfescent dari instan jahe merah dan temulawak. Effervescent merupakan bentuk sediaan yang menghasilkan gelembung sebagai hasil reaksi kimia dalam larutan. Bentuk sediaan ini mempunyai banyak keuntungan diantaranya, memudahkan untuk dikonsumsi, memudahkan penyimpanan, penyajiannya cepat serta dapat meningkatkan daya tarik konsumen.CARA PEMBUATAN EFFERVESCENT JAHE MERAH DAN TEMULAWAK- Bahan untuk effervescent jahe merah: instan jahe merah adalah 75% instan jahe halus, 8% soda kue, 9% gula halus dan 8% asam sitrat.- Bahan untuk effervescent temulawak : instan temulawak adalah 75% instan jahe halus, 8% soda kue, 14% gula halus dan 8% asam sitratAdapun langkah-langkah pembuatan tablet effervescent jahe dan temulawak adalah sebagai berikut :1. Blender instan jahe atau temulawak merah sampai halus dan saring dengan saringan tepung2. Haluskan secara terpisah asam sitrat, soda kue dengan mortar 3. Nyalakan oven kompor gas dengan api sekecil mungkin, namun tidak mudah padam apabila ada angin, dan biarkan pintu oven terbuka4. Timbang instan jahe merah atau temulawak, asam sitrat, soda kue dan gula halus sesuai formula secara terpisah5. Keringkan instan jahe atau temulawak, asam sitrat, soda kue, gula halus dalam oven gas atau diatas kompor dengan api sangat kecil dan diaduk-aduk sambil digerus-gerus dengan sendok supaya tidak menggumpal 6. Campur instan jahe atau temulawak dengan soda kue dalam oven gas atau di atas kompor dengan api sangat kecil dan diaduk-aduk sambil digerus-gerus dengan sendok supaya tidak menggumpal 7. Tambahkan gula halus dan aduk rata lagi, sambil digerus-gerus dengan sendok supaya tidak menggumpal 8. Tambahkan asam sitrat dan aduk rata lagi, sambil digerus-gerus dengan sendok supaya tidak menggumpal 9. Campuran dibiarkan di dalam oven sambil menyiapkan alat pencetak tablet10. Setelah alat siap, ambil bahan tablet sesuai takaran (3 gram per lubang), masukkan ke dalam cetakan tablet. Sisa bahan harus tetap berada di dalam oven. 11. Tablet yang sudah dicetak sesegera mungkin langsung dikemas dengan alumunium foil dan di seal. 12. Ulangi langka no. 10 dan 11, sampai bahan habis. Ingat, selama proses pembuatan tablet sisa bahan yang belum digunakan harus tetap dijaga tetap kering (berada dalam oven).13. Simpan tablet yang telah dikemas ditempat yang kering 14. Tablet effervescent siap dikonsumsi atau dipasarkan.Adapun cara penyajian effervescent jahe merah atau effervescent temulawak adalah sebagai berikut:1. Siapkan air minum 1 cangkir (180-200 ml) 2. Masukkan 2 tablet effervescent dan biarkan beberapa saat sampai tablet habis larut sempurna (± 2 menit)3. Minuman tablet effervescent siap diminum Dalam proses pembuatan tablet effervescent, salah satu faktor yang sangat penting adalah suhu dan RH (relative humidity) ruangan. Dibutuhkan suhu dan RH yang rendah untuk mencegah proses granulasi dan penyerapan air selama proses pembuatan tablet. RH ruang yang ideal untuk proses pembuatan tablet effervescent adalah kurang dari 30%. Sebelum proses tabletasi dilakukan, campuran semua bahan digranulasi dimana partikel-partikel serbuk dirubah menjadi butiran granulasi yang mempunyai daya lekat dan daya alir yang baik. (Umming Sente)